분야별
업데이트 중
모두연재 중참여
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
Menceraikan Suamiku yang Kejam

Menceraikan Suamiku yang Kejam

Teman masa kecil suamiku berkemudi saat mabuk dan menabrak orang tuaku hingga mati. Aku ingin melapor polisi, tetapi suamiku malah menutup mataku dan membawaku ke ruang bawah tanah. Selama tiga tahun, aku mengalami berbagai macam siksaan di tengah kegelapan. Setiap kali setelah disiksa, akan terdengar suara dingin seorang pria. "Yulia, kamu masih membencinya?" Hingga suatu hari, aku berbaring di lantai yang dingin dan memohon ampun dengan orang di ujung telepon, "Nggak! Aku nggak membencinya lagi!" Seketika, terdengar tawa bahagia suamiku di telepon. Setelah aku keluar, aku menghindari pelukan suamiku. Saat aku mengusulkan perceraian, dia malah menggila.
보기
보관함에 추가
Istri manis Jenderal Perang

Istri manis Jenderal Perang

Ayudisha mencintai kelembutan dan puisi cinta. Akan tetapi ia terpaksa harus menikah dengan seorang prajurit kasar dan kejam, hal itu membuatnya menolak dengan keras dan berlari untuk menikahi sastrawan muda yang lembut. Tapi siapa yang menyangka bahwa itu awal dari kehancuran hidupnya. Sekarang ia telah terlahir kembali ke masa sebelum pernikahannya dengan sang Sastrawan. Ia kembali dan memenuhi keinginan orang tuanya dan menikah dengan Prajurit itu dan memenangkan kehidupan.
Historical
1014.4K 조회수참여
보기
보관함에 추가
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
보기
보관함에 추가
Pemandangan Terakhir Anakku

Pemandangan Terakhir Anakku

Di hari ulang tahun putra kami yang kelima, kami sekeluarga pergi melihat hujan meteor. Di tengah perjalanan, suamiku menerima telepon dan pergi terburu-buru. Tengah malam, asma putraku kambuh dan satu-satunya obat yang ada malah tertinggal di dalam mobil suamiku. Aku menggendongnya, berlari pontang-panting di tengah alam liar yang sepi tak berpenghuni. Aku berulang kali mencoba menelepon suamiku, tapi yang kudapat hanyalah balasan pesan dingin yang berisi, [Aku ada urusan mendesak, jangan ganggu.] Keesokan harinya, akhirnya aku menerima telepon dari suamiku. Tapi, yang terdengar malah suara cinta pertamanya. “Tadi malam tiba-tiba anjingku sakit dan meninggal. James takut aku sedih, jadi dia menemaniku semalaman. Dia baru tidur sekarang, kalau ada pesan, sampaikan saja padaku.” Aku mengelus wajah putraku yang sudah membiru, lalu menjawab, “Sampaikan padanya, kita cerai saja.”
보기
보관함에 추가
Kematian Anakku, Perceraianku!

Kematian Anakku, Perceraianku!

Putraku meninggal di bilik kamar mandi yang sempit. Kepalanya pecah. Ketika suamiku yang merupakan kepala sekolah datang, dia malah menggendong putra cinta pertamanya ke ambulans dan pergi begitu saja. Sebelum meninggal, putraku menghiburku, "Mama, jangan nangis. Nggak apa-apa kalau Papa nggak percaya padaku. Aku sama sekali nggak sedih. Aku cuma butuh Mama percaya padaku ...." Pada hari pemakaman putraku, aku menelepon Thomas. Thomas malah membentakku, "Lengan Xander harus dijahit gara-gara dilukai putramu! Kalau terus buat masalah, aku bakal menghabisinya setelah pulang nanti!" Putramu? Aku menatap kepala putraku yang berlubang dan tidak mengeluarkan darah lagi. Mata putraku terpejam. Benar, Louis putraku. Jadi, Thomas, karena putraku sudah meninggal, aku dan kamu tidak punya hubungan apa-apa lagi.
보기
보관함에 추가
Putri Idiot Ternyata Konglomerat Terkaya

Putri Idiot Ternyata Konglomerat Terkaya

Lovvellyty
Untuk menghindar dari target pembunuhan ratu dan putra mahkota, Selena yang seorang putri harus berpura-pura menjadi seorang idiot. Saat semua orang meremehkan dan mencemooh dirinya, seorang pria hadir dan menawarkan sebuah perlindungan. Rahasia gadis itu yang terbongkar tak membuat retakan dalam hubungan mereka. Sebaliknya, pemuda itu menawarkan segala macam harta terbaik di dunia untuk membuat gadis itu tetap di sisinya. "Jadilah milikku, dan aku akan memberikan semua harta terbaik untukmu." "Termasuk diriku sendiri."
Fantasi
101.6K 조회수연재 중
보기
보관함에 추가
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
보기
보관함에 추가
Pacar Bodohku Salah Memilih Korban

Pacar Bodohku Salah Memilih Korban

Pacarku, Marko, akhirnya mengundangku untuk makan malam Natal bersama keluarganya. Tapi aku pingsan dalam perjalanan ke sana. Dalam keadaan setengah sadar, aku mendengar dia berbisik, “Maaf, Erin. Para preman itu bilang kau tipe bos mereka. Kau terlalu cantik, Sayang. Salahkan saja itu, bukan aku.” “Jangan takut. Kalau kau membantuku melunasi utang … mungkin mereka akan mengizinkanku mendapatkanmu kembali. Aku akan menebus semuanya seumur hidupmu, aku sumpah.” Dia membawaku melewati pintu belakang sebuah kasino. Kasino milik keluargaku. Ternyata bos yang dia maksudkan … adalah kakakku sendiri. Sejak orang tua kami meninggal dalam baku tembak, kakakku telah mengambil tanggung jawab penuh atas diriku. Lebih dari sekadar kakak, dia telah menjadi sosok ayah dan pelindungku. Pacarku yang bodoh itu seharusnya takut. Dia tidak tahu betapa keras kakakku melindungiku, atau betapa kejam dia terhadap siapa pun yang berani menyakitiku.
보기
보관함에 추가
Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Pada hari libur semester, unggahan di status WhatsApp yang paling viral adalah tentang diriku. Judulnya adalah, "Pak Bondan membawa putranya untuk merayakan ulang tahun cinta sejatinya. Apakah dia akhirnya berencana bercerai dengan Sofia Jayadi?" Aku diam-diam menyukai postingan itu. Saat ponselku berdering, aku sedang membongkar balon-balon yang telah disiapkan untuk hari jadi pernikahan. "Sayang," ujar suamiku dengan terburu-buru, ingin memberikan penjelasan. "Anak kita tiba-tiba merengek ingin pergi ke taman bermain, jadi aku ...." Di latar belakang, terdengar suara tawa anak kami. "Ayah, Bibi bilang kalau malam ini aku bisa tidur dengannya!" Aku menatap rumah yang berantakan ini. Balon-balon tampak terkulai lemas, sementara krim di atas kue sudah mengeras. "Kamu nggak perlu menjelaskan." Aku mendengar diriku berkata, "Aku memahami semuanya." Hanya saja, kali ini semuanya akan berbeda. Aku tidak menginginkan ayah dan anak ini lagi.
보기
보관함에 추가
Cinta yang Mengalir Pergi

Cinta yang Mengalir Pergi

Suamiku, sang CEO, selalu mengira aku ini perempuan matre. Setiap kali pergi menemani cinta pertama yang depresinya kambuh, dia akan membelikanku satu tas Hermes edisi terbatas. Setengah tahun kami menikah, ruang wardrobe penuh sesak dengan tas-tas mahal. Sampai ketika tas yang ke-sembilan puluh sembilan kuterima, dia menyadari perubahan sikapku yang tiba-tiba. Aku tak lagi menangis histeris setiap kali dia pergi menemani wanita itu. Aku tak lagi menerjang hujan badai hanya karena satu kalimat, “Aku ingin bertemu denganmu.” Yang kupinta darinya hanyalah sebuah jimat pelindung untuk anak kami yang belum lahir. Saat kata “anak” terucap dari bibirku, tatapan Andika Kesuma sedikit melunak. “Kalau kondisi Olivia sudah membaik, aku temani kamu periksa kehamilan ke rumah sakit.” Aku hanya mengangguk dengan patuh. Aku tak memberitahunya bahwa sepuluh hari lalu… aku sudah kehilangan anak itu. Ya, aku keguguran. Antara aku dan dia kini… hanya tersisa selembar surat cerai yang menunggu untuk ditandatangani.
보기
보관함에 추가
이전
1
...
2425262728
...
50
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status