Benih Papa Sahabatku
Nida berdiri, melihat seorang lelaki yang datang menghampirinya, berurai air mata.
"Ka-kamu ... kamu Nida?" Suara Yuda terdengar bergetar.
Nida bingung, kedua tangan Yuda memegang bahunya.
"Iya, saya Nida. Bapak siapa?"
Kedua pundak Yuda menurun, tangisannya pecah, memeluk tubuh anak yang selama ini diabaikannya.
"Allah ... benarkah ini anakku? Benarkah ya Allah ...."