Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pekik Ketakutan

Pekik Ketakutan

terdapat aula utama, mengular ke belakang rumah-rumah petak tempat tinggal dan tempat bekerjanya para wanita publik. Induk semangnya bernama Gatuk. Pengasuh ratusan wanita. Ciri paling mencolok dari dirinya adalah kumis baplangnya yang melintang di atas bibir, panjang sepipi dan sedikit melengkung tipis di ujung.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
RASA CINTA UNTUK OMKU

RASA CINTA UNTUK OMKU

"Ini buat apa om?" "Jajan!" "Gak usah om, mama udah ngasih. Om gak perlu repot-repot!" Karena kesal di tolak, Nicky memegang tangan Puspita dan menaruh uang itu tepat di telapak tangannya lalu setelah itu membuatnya mengepal. "Gak baik nolak rezeki!" "Tapi om---aakhh sakit om." Ucapan Puspita terhenti karena Nicky mencubit kedua pipinya dengan sangat gemas, tentu saja gadis itu kesakitan karenanya, yang benar saja pria tua satu ini!?
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
Istri Manis Om Yuda

Istri Manis Om Yuda

Kayla tampak menikmati permen kapasnya dengan senyum merekah. Yuda melirik Kayla sembari tersenyum penuh cinta dan bertanya, "Kamu senang?" "Iya, Mas. Makasih ya. Mas mau coba?" tanya Kayla sembari mencoba menyuapi Yuda dengan permen kapas. Yuda menerima suapan itu masih sembari tetap fokus mengemudi. Bagi Yuda, kebahagiaan Kayla adalah
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Muncratlah semburan cairan kental hangat membasahi paha mulus anak pejabat tersebut. "Pusaka ini sebenarnya masih butuh tiga betina lagi untuk ditaklukkan sampai tunduk. Tapi gara-gara perutku meronta kelaparan, aku terpaksa menuruti ajakanmu memburu daging. Kita kembali ke sarang sekarang, Betina Kacamata."
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Sorry fot that. But not for the kiss and hug.” Hah? Ap… apa… apa maksudnya? Tapi Nayara tidak sempat bertanya karena Manggala kadung melangkah cepat meninggalkannya sendirian dengan pernyataan yang … Ah sudahlah. *** [1] Massitge deuseyo (Korea) = Selamat menikmati Bersambung
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 948 kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

tanya Putri Arumi, yang kini lebih senang panggil begitu, karena pendekar ini minta panggil nama ‘poyokannya’ saja. “Benar putri, aku masih ingat sekali,” kata si Putul sambil mencium-cium buah tanaman yang merambat ini, yang akarnya sangat kuat menancap di dinding cadas tebing. Tiba-tiba Putri Arumi tanpa ragu merengut satu genggam dan memakannya, hampir 5 biji sekaligus. “Ehh putri jangan banyak-banyak, nanti efeknya…?” si Putul kaget dan langsung mencegah Putri Arumi yang kembali ingin makan sebanyaknya.
9.646.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
Menikmati Sentuhan Pria Bayaran

Menikmati Sentuhan Pria Bayaran

Wajah Puput tampak pias, gadis pelayan itu meringis ketakutan. Bertepatan dengan itu, minuman yang mereka pesan datang. “Ayo, minum dulu, Put.” Faya menarik gelasnya sendiri. Langsung menyeruputnya banyak-banyak. Sementara Puput tampak canggung. Dia mengaduk es-nya dengan sedotan, menyesap sedikit. Matanya menatap Faya seperti menyimpan rasa bersalah. Faya menghela napas dalam-dalam. Menyeruput lagi, sampai minumannya tandas. “Memangnya kamu tau dari mana, Put? Jangan-jangan kamu suka nguping ya?”
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

BARA, HOT DADDY, SWEET HUSBAND

Mendengar nama adiknya keluar dari mulut Edo membuat Putra langsung memicingkan mata. “Putri sibuk di resto barunya,” ujar Putra sambil beranjak duduk di kursi. “Ah kaga seru!” Edo membanting baskom berisi ayam yang sudah ia bumbui. “Mana rame kalo bakaran cuma bertiga begini. Mana pedang semua.” “Ya lo ajak aja dah tu kucing, kancutin biar seksi.” “Anj*ng.” Edo mendesis kesal sambil merebahkan tubuhnya di lantai. “Ngomong-ngomong, Put, nama resto baru si Putri lucu juga. Sushi and H*ntai, hahahaha.”
8.817.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai putus-putus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status