Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sasakala

Sasakala

“Apa sekarang ayah mau bercerita ? ” “ok. Putri dan Pangeran. Dulu ada seorang putri yang cantik, rambutnya panjang dan kulitnya putih. Sang putri sangat suka sekali warna merah muda. Jadi putri selalu memakai gaun merah muda. Suatu hari, putri bosan di istana. Dia keluar kamarnya tidak ada siapa-siapa. Akhirnya dia pergi keluar istana untuk pergi ke taman sendirian . Ditaman dia bertemu dengan putri dari kerajaan lain. Namanya Katulistiwa, dipanggil Isti. Putri Isti berasal dari pulau Melayu. Dia juga sedang kesepian sehingga bermain ke taman. Akhirnya putri ini berteman dengan putri Isti. Setiap sore, sang putri dan putri Isti bertemu ditaman untuk bermain bersama. ”
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as putus-putus
Read
+Library
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

balas Dea. "Gue jadi curiga jangan-jangan Lo anak pungut. Abisnya bentuk gaada mirip-mirip nya sama Gladien apalagi kelakuan jauh banget bedanya" kata Puti "malahan berbanding terbalik"lanjut nya. "Terserah kalian mau berfikir macam-macam yang penting gue hidup nyaman, damai, tentram, gak pernah keluyuran sampe tengah malem mau cari anak kayak gue dimana lagi coba" balasnya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as putus-putus
Read
+Library
Love of My Life

Love of My Life

Bermaksud untuk kembali duduk di kursi kerjanya. "Tunggu dulu, Ver. Oke gue akan langsung aja membicarakan apa tujuan gue ke sini." Puput buru-buru menahan langkah Denver dengan kata-katanya. Denver menyipitkan sebelah matanya. Puput ini mempunyai kebiasaan aneh. Ia selalu memanggil namanya dengan kata Ver, bukan Den seperti orang kebanyakan. Denver tidak jadi bangkit. Ia kini bersedekap menunggu Puput berbicara.
9.921.6K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as putus-putus
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

#30HariMenulisNovelBatch5 #Day4 #SangKupuKupuMalam #Part3 Sub judul: Lelaki Misterius Genre: Romance sad Nama: Rita Juwita Jumkat: 985 Jam menunjukkan sembilan pagi. Ayu masih saja bergeming di tempat tidur. Rasa lelah, muak dan sedih bercampur menjadi satu. Kantuk sudah hinggap sedari tadi. Namun, wanita cantik itu masih sulit untuk memejamkan matanya. Dia masih terus memikirkan ucapan Agni. Bagaimana perasaan anak gadisnya selama ini? Apakah tersiksa seperti yang dia rasakan?
103.2K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as putus-putus
Read
+Library
Janda Muda

Janda Muda

Sahut Bu Ambar "Bisa jadii.. Atau malah....." Kata Bu Cindi mengantungkan kata-kata yang akan di ucapkan "Apa sih? Dari tadi di potong-potong mulu kalau cerita" kesal Bu Ami. "Hehehe.. Jangan-jangan di Bogor, Pak Aryo kerjanya gak Halal lagi. Mangkanya keluarganya jadi berantakan." Tebak Bu Cindi
108.7K viewsOngoingAdded to Library 261 Times as putus-putus
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

sahut Runi balik bertanya. "Nama gue Syam, salam kenal ya." jawab Syam melempar senyum. Runi pun membalas senyuman Syam dan melepaskan tangan Syam yang masih menggenggam pergelangan tangannya. Dan setelah itu Runi berlalu pergi menggunakan angkutan umum berwarna oranye itu. Syam yang sudah tidak melihat mobil yang membawa Runi pergi itu, akhirnya memutuskan untuk kembali ke kontrakan untuk beristirahat.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as putus-putus
Read
+Library
Bangkit Dari Putus Asa

Bangkit Dari Putus Asa

tepisnya sambil menunjuk arah pintu. "Cuup" suara kecupan Perry di kening istrinya. "Aaah … apa-apaan kau. Baumu persis seperti sapi kita," canda sang istrinya melunak terkena ajian sirep panglimunan milik suaminya. "Hehehe … itu karena sapi kita sudah bertambah," jawab Perry bangga dan memeluk istrinya. "Beberapa ekor lagi dan kita bisa mulai rutin memproduksi keju atau mentega."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as putus-putus
Read
+Library
Pusaran Cinta Terlarang

Pusaran Cinta Terlarang

“Aku bisa bangkit. Aku akan bangkit.” Akhirnya Vera meminum anggur kesukaannya, satu.. dua.. tiga.. dan empat, empat gelas dirasa masih kurang, Vera kemudian meminum lagi hingga wajahnya memerah dan tubuhnya mulai melayang. Vera menatap ke luar jendela, melihat gemerlap lampu kota yang tidak memberinya rasa nyaman. Dengan suara yang hampir tidak terdengar, ia berbisik, “Aku tidak akan menyerah... aku tidak akan pernah menyerah.”
104.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as putus-putus
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status