BUKAN HASRAT SUAMIKU
Ia terlihat yakin.
Sepertinya aku sudah tidak waras. Ketika merasakan kelegaan benar-benar mengaliri rongga dada ketika mendengar jawaban dari pria ini.
Aku terus memperhatikan gerak Bridesmaids itu, ia terlihat sibuk. Menyeka keringat pengantinnya kadang memperbaiki rambut, memperbaiki gaun, dan sebagainya, dengan senyum manis yang selalu ia pertontonkan. Ah, aku tidak melihat ia sebagai pendamping, tetapi sebagai pembantu.