Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Ibu Terluka, Ibu Juga yang Menjaga

Judulnya: The Art of War by Sun Tzu. Buku ini menunjukkan keberanian seperti sampulnya yang berwarna merah. Menjabarkan beberapa trik perang. Yang aku suka, menghancurkan musuh tanpa mencabut pedang apalagi mendatangkan korban. Semakin dibaca semakin enggan menyudahi. Bagus. “Kamu suka buku itu?” “Iya. Seru.” “Ambil saja untuk kamu.” “Ok. Nanti aku bawa ke kamarku, ya.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai quotes the art of war sun tzu
Baca
+Pustaka
THE HEIR OF DRAGON

THE HEIR OF DRAGON

"Kenalilah musuhmu, kenalilah dirimu sendiri. Maka kau bisa berjuang dalam 100 pertempuran tanpa risiko kalah. Kenalilah Langit, kenalilah Bumi, maka kemenanganmu akan menjadi lengkap." Dengan tegas dan gamblang, Yu Shi memaparkan isi dari Kitab Seni Perang Sun Tzu seperti yang diminta Kaisar Liang. Kaisar paruh baya itu mengangguk-anggukkan kepalanya, kekaguman yang terpancar dari sorot matanya semakin besar. Begitu pula dengan para menteri dan pejabat pemerintahan lain yang duduk menatapnya dari sudut ruangan yang lain. "Bagaimana dengan sastra dan kebudayaan? Kau juga menguasainya seterampil kau menguasai bidang ini?" Perdana Menteri bertanya.
9.269.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai quotes the art of war sun tzu
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

tanya Jovita meminta masukan ayahnya. "Papa tidak terlalu mengenal Kiara, tapi dari kata-katanya barusan sepertinya ia tulus, tidak punya niat buruk." sahut Irwan. Ia lalu melanjutkan, "Papa teringat sebuah pemikiran dari Sun Tzu, seorang ahli strategi perang sekaligus filsuf Cina, 'He will win who knows when to fight and when not to fight'. Saat ini kekuatan Ezra dan ayahnya sangat sulit untuk dilawan, tapi suatu saat akan ada masa di mana mereka lengah, di situlah kita melawan balik. Sekarang, lebih baik kita menahan diri, sambil mengatur strategi yang lebih matang. Itu yang sepertinya berusaha disampaikan oleh Kiara tadi."
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai quotes the art of war sun tzu
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Baca Semua Ulasan
CERMIN GERBANG CINTA

CERMIN GERBANG CINTA

kata orang itu sambil memberinya buku-buku kuno. Harry mengambil salah satu buku paling atas dan tertegun. Buku itu tentang strategi perang Sun-Tzu. Seorang ahli strategi perang China yang sangat terkenal. Dalam buku itu Harry diajarkan untuk menilai situasi dalam peperangan berdasarkan kriteria jalan, iklim, medan, komando, dan aturan.
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai quotes the art of war sun tzu
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

Terlahir Kembali Menjadi Karakter Pendukung dalam Novel

“Kalau begitu, ke depannya aku bergantung pada Kak Xi!” “Bisa diatur. Oh iya, aku punya buku The Art of War karya Sun Tzu di sini. Baca dan pelajari. Ini akan berguna untuk masa depanmu,” Jiang Xi mengeluarkan buku dari tasnya dan menyerahkannya kepada Hou Ji. Hou Ji terlihat bingung. “Kak Xi, serius ini buku yang harus aku baca?” “Jelas serius. Kamu mau kaya atau tidak?” Jiang Xi memberikan rencana besar untuk Hou Ji seperti rute menuju kesuksesan besar.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai quotes the art of war sun tzu
Baca
+Pustaka
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Seorang jenius luar biasa di alam Yuanfu tingkat tujuh tingkat puncak binasa begitu saja. 1. berasal dari Seni Perang Sun-Tzu. Artinya cepat seperti angin, melimpah seperti hutan, menyerbu seperti api, dan tak bergerak seperti gunung. Anda mungkin juga pernah melihatnya disebutkan di beberapa karya Jepang, seperti Furinkazan. ☜
9.1144.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai quotes the art of war sun tzu
Tampilkan Ulasan (19)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Baca Semua Ulasan

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengikuti 'Seni Perang' Sun Tzu terasa seperti memegang peta harta karun yang bisa diterapkan di mana saja, bahkan di kehidupan sehari-hari. Prinsip 'Kenali musuhmu dan kenali dirimu sendiri' bukan sekadar untuk medan perang—ini tentang memahami kompetisi, kelemahan, dan kekuatan kita sendiri. Dulu aku pernah terjebak dalam persaingan kerja yang toxic, sampai suatu hari kutemukan kutipan ini. Aku mulai menganalisis pola rekan kerjaku dan mengevaluasi keterampilanku sendiri. Hasilnya? Aku bisa menghindari konflik langsung dan fokus pada pengembangan diri. Sun Tzu juga menekankan fleksibilitas: 'Dalam pertempuran, hanya ada dua jenis serangan: langsung dan tidak terduga.' Ini mengajarkanku untuk selalu punya Plan B, bahkan dalam hal kecil seperti presentasi atau negosiasi.

Yang paling menarik adalah konsep 'menang tanpa bertempur.' Awalnya kupikir ini mustahil, tapi setelah melihat bagaimana strategi marketing tertentu mengalahkan kompetitor tanpa konfrontasi langsung, aku mulai percaya. Sun Tzu itu seperti mentor kuno yang bisikannya tetap relevan setelah 2500 tahun.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status