Sisa Rasa
Keesokan paginya di kantor, suasana hati Rendra benar-benar berada di titik nadir. Asisten pribadinya, Beni, masuk ke ruangan dengan wajah serius membawa sebuah tablet.
“Pak, saya sudah cek CCTV lobi kemarin," ujar Beni tanpa basa-basi.
Rendra mendongak, matanya yang sedikit memerah menunjukkan bahwa ia kurang tidur. "Siapa yang antar paketnya?"