Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

Panasnya Dendam di Ranjang Pengantin

Tangannya yang memegang sumpit terhenti di udara. "Raven? Kamu pakai uang sebanyak ini untuk membayar media?" Raven menoleh. Ia tersenyum kecil lalu mengusap puncak kepala Selina dengan telapak tangannya, membuat rambut wanita itu sedikit berantakan. "Harga yang aku bayar sebanding dengan apa yang kita inginkan." "Kamu bilang saja bagianku berapa." "Tidak perlu." Raven menarik kembali tangannya dan meraih sepotong sushi untuk dirinya sendiri. "Semua uang ini tidak ada artinya. Intinya kamu lakukan saja bagianmu."
1036.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
NGAMAR ATAU BAYAR

NGAMAR ATAU BAYAR

Ada dua hal yang mengganjal pikiranku," sahut Ratna setelah beberapa saat terdiam. "Apa itu, Yang, kamu bilang saja. Kan kafe ini dibuat dengan modal kita berdua yang menanam saham? Jadi apapun yang mengganjal pikiran kamu tentang kafe ini, katakan saja," ujar Randi. "Jadi gini, Yang, pertama, kalau kita memposting semua kegiatan kita dalam berbuat baik, berarti kita kan ujub atau riya'? Pamer gitulah bahasa kasarnya. Lalu hal kedua yang menganggu pikiranku adalah uang darimana untuk melakukan semua kegiatan sosial itu, Yang? Padahal omset kita sedang menurun tajam seperti ini selama seminggu. Kita bahkan tidak tahu lagi bagaimana cara menggaji karyawan kita jika omset menurun," ujar Ratna m
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

Kesepakatan Hati: Terjebak Pelukan Sang Mantan

tanya Reno sambil tersenyum dengan kerlingan mata yang sedikit nakal. Ah, mata itu, kenapa harus mengerling seperti itu? Batin Cora sambil diam-diam menarik nafas dalam. Cira berdeham.“ATM? Cek?” tebaknya Cora. Apalagi yang mungkin diberikan sebagai suatu bayaran dalam jumlah besar tapi menggunakan benda yang kecil? “Biasanya mereka menggunakan uang cash jika menyangkut pembayaran untuk hal-hal seperti ini..” terang Reno yang langsung mementalkan tebakan Cora.
1036.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 806 kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

-- Nggak nulis, cuma baca, tapi bisa menghasilkan uang dari KBM Apps ini? Bisa banget, cukup temen-temen share link cerbung Test pack ini, lalu paste link nya di wall f* temen2, status W* (banyak2 simpen nomor W* temen), dan I*. Cara copy linknya gimana? Buka halaman utama cerita ini, yg ada gambar perempuan shock itu, cek bagian atas ada tanda link disebelah titik tiga, klik, tekan kotak di bawah tulisan ‘bagi dg salin papan ke klip, lalu pastekan di status f* temen2 dg memberi sedikit bumbu biar pembaca tertarik baca. Siap-siap deh akun kamu ini ada saldo rupiahnya dari afiliasi.
9.379.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

JARUM PERAK DEWA MEDIS: Kebangkitan Lin Xuan!

Kertas-kertas itu masih hangat dari printer. Lin Xuan membaca sekilas, lalu menandatangani dengan pulpen yang disodorkan. Beberapa menit kemudian, notifikasi masuk ke ponselnya. Rp3.000.000.000,- telah diterima di rekening Anda. Transfer dari Mingyue Jewelry. Cepat, tanpa hambatan. Meng Ting yang duduk di samping melirik layar ponsel Lin Xuan, lalu mengalihkan pandangan. Wajahnya tetap datar, tapi di dadanya ada debaran aneh yang tak bisa ia jelaskan.
1020.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 601 kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
Istri Pesanan CEO

Istri Pesanan CEO

Kanya membuka tas, mengambil uang pemberian Wanda tadi dan memberikannya langsung ke tangan Raven. Raven termangu memandangi lembaran uang merah yang saat ini berada dalam genggaman tangannya. Kalau saja saat ini tidak berada dalam keadaan marah, Raven sudah tertawa geli menyaksikan tingkah Kanya. “Jadi sekarang kamu sudah punya uang sendiri dan merasa berhak untuk pergi dari saya? Kamu pikir saya membeli kamu dengan harga sejuta atau dua juta? Ambil lagi uang kamu dan ikut saya pulang sekarang.” Raven meraih kedua tangan Kanya, menyelipkan lembaran uang tersebut di antara telapak tangannya, kemudian mengatupkan lagi telapak tangan perempuan itu.
8.434.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 976 kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
Hukuman Cinta Darinya

Hukuman Cinta Darinya

tanya Grace riang. "Aku mendapat untung kecil hari ini," jawab Sabrina sambil tersenyum. Baginya, tidak perlu mengganti kamera yang dia pikir hilang sama saja dengan menghasilkan banyak uang, sedikit uang sebesar $1.000 USD. "Ya ampun. kau sudah mendapatkan gajimu?" tanya Grace.
9.32.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96.2K kali sebagai rainbow printing uang
Tampilkan Ulasan (480)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Linda Malinda
ceritanya lumayan bagus, cuma sering kesel sama fl nya, sering menciptakan masalah untuk dirinya sendiri, yg seharusnya gak perlu, dan kadang terlalu naif, tetap percaya dengan omongan orang yg jahat sama dia
Baca Semua Ulasan
Solomon Legacy

Solomon Legacy

tanya Tarun dengan malas. “Maaf, kalo ganggu. Mau nagih uang kas bulan ini.” Tarun kemudian bangkit dari telungkupnya. Duduk tegak dan mencari uang dalam saku bajunya. Setelah itu dia menyerahkan uang tersebut pada Rain. Rain menerima, kemudian membuka buku catatan kecil yang dibawanya dan mencontreng nama tarun. Tarun tampak mencuri pandang ke arah Rain dengan aroma rindu, dan pandangan tersebut ditangkap gadis itu.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

Hujan uang yang belum pernah dilihat sebelumnya muncul begitu saja dan memberkati mereka dengan uang kertas $100. “Tuan Gardner, terima kasih atas kebaikan Anda!” Seorang berkata dengan air mata mengalir di pipinya, senyum kebahagiaan murni di wajahnya. "Apakah ini surga?" Tanya orang kedua sambil bergegas mengumpulkan uang seolah tak pernah habis. “Dasar bodoh! Apakah itu berarti kamu sudah mati?” teman orang kedua mengejeknya dengan bercanda.
1062.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
PERKARA UANG 300 RIBU

PERKARA UANG 300 RIBU

Begini saja mereka sudah senang. "Tumben pulang cepet, Mas, biasanya jam sembilan," tanyaku. "Iya Dek. Tadi juragan Ishaq bilang, dia nyuruh aku buat manen jagungnya di sawah. Tadinya sih mau tetep pulang kalo dagangan gak habis, tapi kebetulan tempenya diborong orang buat acara selamatan katanya. jelas Mas Abas. "Yang ini buat modal besok. Ini buat kamu." Mas Abas mengeluarkan uang dari dompet usangnya, ia menghitung, dan memberikannya padaku 50 ribu.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai rainbow printing uang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status