Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERGODA AYAH SAHABATKU

TERGODA AYAH SAHABATKU

Piring kotor menumpuk di wastafel, plastik bekas, lap kotor, hingga sisa irisan buah berserakan di meja. Aku menahan desah kesal. “Ini menjijikkan…” gumamku tak percaya. Rasanya seperti membawa tamu penting ke tempat bencana. Gudang di rumah mereka bahkan jauh lebih bersih dari pada ini. Akhirnya aku berbalik arah, membuka pintu kamarku yang tak jauh dari sisi kiri dapur. “Di sini saja,” ujarku terburu-buru.
9.965.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Nafkah Untuk Keluarga Suamiku

Nafkah Untuk Keluarga Suamiku

Lalu memindahkannya kembali ke tempat rak itu berada semula. Sementara itu, Radit memeriksa setiap rak yang ada di bagian bawah kompor dan tempat cuci piring. Bahkan pria itu sudah mengeluarkan semua barang seperti panci, wajan, dan peralatan masak lain yang di simpan dengan rapi di dalam rak itu. Seolah Radit dan Ibu mertua Anita tengah mencari ke bagian paling terkecil. Radit terlihat memasukan semua barang yang ia keluarkan ke tempatnya semula. Semua kejadian yang ia lihat barusan membuat Anita terkekeh pelan. Tangannya menutup mulut agar pengunjung kafe yang lain tidak mendengar suara tawanya saat ini.
1034.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Suntik Aku, Mas Dokter!

Suntik Aku, Mas Dokter!

Derasnya air keran sukses melunturkan sisa bakteri patogen dari telapak tangannya menuju lubang pembuangan. Mengambil tumpukan piring kotor penyebab malapetaka, rahang pria tampan ini mengeras menahan amarah. Adrian membuang sisa makanan katering beracun ini ke dalam kantong plastik hitam tebal. Setelah itu, ujung plastik diikat kuat agar bau asamnya tidak kembali menyebar. "Kalian bersihkan semua genangan muntahan di lantai ini sampai wangi kembali," perintah Adrian menatap dua petugas kebersihan di dekat pintu.
1099.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Kembali Pada Sang Pemilik Hati

Kembali Pada Sang Pemilik Hati

Suara air keran di wastafel dapur berhenti. Vanka mengambil handuk kecil di dekat wastafel, mengelap tangannya, dan menggantungkan kembali dengan rapi. Piring terakhir sudah di rak. Wajan sudah digantung. Kompor sudah bersih. Dapur keluarga Brata kembali seperti seharusnya.
436 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Humairah

Takdir Cinta Humairah

ummi juga sudah bergabung dengan mereka bertiga di ruang keluarga. Mas Brian mengangkat semua piring kotor meletakkannya di wastafel dapur membuang kantor plastik yang berisikan sampah boks makanan bekas pakai kedalam tong sampah yang ada di pojok samping rumah Abah.Kurang lebih 30 menit Mas Brian sudah membersihkan semua piring kotor dan peralatan dapur bekas ummi gunakan untuk memasak tadi sore dan sudah tertata kembali di tempat semula ' kinclong' itu kata yang pas setelah melihat kondisi meja makan dan sekitaran dapur.
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Impian

Bukan Pernikahan Impian

"Savira ambilkan minum dulu, Bu." Savira meletakkan tas di atas ranjang. Piring dan gelas kotor ia bawa ke belakang. Namun lagi-lagi helaan napas keluar dari mulutnya saat melihat meja di dekat dapur sudah dipenuhi sampah plastik dan piring kotor. "Baru semalam aku tinggal tapi kenapa sudah jadi kapal pecah begini? Ya Tuhan." Savira mengabaikan kotoran-kotoran itu. Dia kembali ke kamar Wati setelah mengambil segelas air putih.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

Perempuan itu matanya seperti tengah berkaca. “Kita doakan yang terbaik saja ya, Mbak.” Perempuan itu menghela napas berat. Dia kemudian menaruh dua kotak styrofoam yang sedari tadi dia pegangi ke atas wastafel dekat tumpukan piring-piring kotor. Perempuan itu kemudian berbalik arah untuk mengambilkan Mama air minum di meja yang tersedia gelas-gelas plastik dalam keranjang persegi warna hijauh dan sebuah dispenser panas-dingin. Aku pun tak banyak membuang waktu lagi, segera mencuci piring-piring kotor ini serta mengumpulkan sampah sisa makanan ke dalam kantung plastik hitam besar yang kutemukan dalam kardus tak jauh dari meja kompor.
9.875.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
AKU (BUKAN) WANITA KEDUA

AKU (BUKAN) WANITA KEDUA

Rak berwarna putih itu berjejer rapi dengan bentuk L mengelilingi area tempat memasak. Rak pertama yang dibuka Wulan berisi satu set cangkir teh dan beberapa piring dengan permukaan yang lebar. Setahu Wulan, lazimnya piring seperti itu untuk menyajikan aneka kue dalam acara pengajian di rumah orang tuanya.
511.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Sumpah Palsu Suami Siri

Sumpah Palsu Suami Siri

krukk. Suara sendok plastik bertemu dengan dasar panci rice cooker. Kang Wirna menggaruk-garukkan sendok plastik itu ke kiri dan ke kanan bahkan ke seluruh bagian panci itu lalu menumpahkan isi sendok plastik tersebut ke piring yang ia tenteng dengan tangan kirinya. Jangankan sekepal nasi yang berhasil ia pindahkan ke dalam piringnya, satu suap juga tidak cukup. Hanya beberapa butir nasi saja, itu pun nasi yang melekat di sendok tersebut.
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai rak piring wastafel plastik
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

Narendra mengamatinya sejenak dan bertanya pada Rika, “Ada plastik?” “Buat apa?” tanya Rika heran. “Nanti di jalan, Bos pasti pingin muntah.” “Ha?” Rika menoleh pada Sarah yang sama terkejutnya. “Aku enggak apa-apa, kok!” bantah Sarah. Tapi Rengganis tau Narendra bermaksud baik, dia mengambil plastik yang terselip di tasnya dan menyerahkannya pada Narendra, yang kemudian mengopernya pada Rika, “Ini, buat jaga-jaga.”
10157.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai rak piring wastafel plastik
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status