Di Ranjang Majikanku
“Cepat, jangan melamun! Piringnya menumpuk di sana sini. Cuci yang bersih, jangan malas.”
Udara di dalam dapur terasa panas, lembab, dan penuh dengan desisan minyak. Binar berdiri berjam-jam di depan wastafel besar, tangannya terendam air sabun yang sudah berubah keruh. Tumpukan piring, gelas, dan peralatan makan kotor seakan tak ada habisnya.
"Cepat! Tamu sudah menunggu, piring bersihnya mana?!" bentak kepala dapur yang berkumis tebal pada seorang pelayan muda yang hampir menangis.