JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
Pagi hingga pukul lima sore kami tak jemu menyelam bersama para segelintir turis, aku minta dibelikan ini-itu semuanya dia bayar, sayangnya di antara kami belum ada benda yang bisa kami pakai merekam gambar.
Keseruan itu berlanjut sampai kami beristirahat di sebuh rumah makanan laut, memesan dua porsi kepiting dan tiga gelas es jeruk. Bang Hasim menceritakan pengalamannya dari dulu hingga ia meninggalkan proyeknya, ia membuatku sangat tersanjung dan tak bosan mendengar keluh kesahnya.
“Imel pengen jadi pustakawan.”