Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

Satu kata untuk penampilan wanita di hadapanku ini. "Jadi benar, kamu Risa Andromeda?" tanyaku dengan wajah sedatar mungkin. "Duduk!" titah Risa seraya menunjuk sofa beludru berwarna merah di depannya. Jari-jarinya yang lentik dihias nail art berkilau dengan satu cincin berlian di tangannya yang membuat silau. Aku pun menurut. Duduk di hadapan wanita itu. "Kita nggak perlu berbasa-basi lagi, karena aku yakin kamu sudah pasti tahu kan? Aku ini siapa?" tanya Risa dengan wajah angkuhnya.
9.769.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Jerat Hasrat Ayah Angkat

Jerat Hasrat Ayah Angkat

Suka lalu mendapatkan. Risa mendengus. “Bodohnya aku,” gumamnya. Ia memandangi pantulan dirinya di cermin. Apa yang kurang darinya? Atau… apa yang kurang dari Diana? Dante punya segalanya, tapi tetap saja mencari yang lain. Dan sekarang, wanita itu — Vivian Kurniawan, cinta pertamanya. “Cinta pertama…” Risa menutup mata, menahan perih yang tiba-tiba terasa begitu dalam.
107.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 164 Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Suara langkah kecil datang dari belakang. Risa muncul sambil bawa kantung air. Wajahnya lelah, tapi matanya masih terang. “Lo belum tidur juga?” katanya pelan. Bara ngangguk pelan. “Dunia belum diam, Ris.” “Dunia emang nggak pernah diam,” Risa nyengir, duduk di batu deketnya. “Yang diam itu lo.” Bara nyengir balik tipis. “Kadang diam itu satu-satunya cara buat denger.”
1.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 47 Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Melihat aku tetap fokus ke laptop tanpa memberi reaksi apapun, dia terlihat semakin kesal dan bertanya dengan dingin, “Perlukah kamu begitu? Aku sudah jelasin kalau Cindy belum pernah keluar negeri, makanya aku membawanya pergi.” “Lagipula, bulan madu itu bisa kapan saja, untuk apa ribut begini?!” “Aku juga sudah bilang berkali-kali, aku dan Cindy itu hanya….” Melihatnya bicara tanpa henti, akhirnya aku langsung memotong ucapannya. “Aku tahu, kamu hanya menganggapnya adik.”
5.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 186 Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Kini, dia tak perlu lagi mengkhawatirkan keadaan Ibra. Sesampainya di ruang tamu, Aira segera disambut oleh Sinta. "Kemarikan Ratri, Ra. Ada tamu Manggala yang juga ingin bertemu denganmu," ujar Sinta. "Tamu?" ulang Aira. Sejenak, dia mengedarkan pandangan ke setiap sudut ruang tamu. Hanya ada Kartika dan Wildan yang tengah berbincang bersama Imelda dan Bayu. Sedangkan Sinta, setelah menggendong Ratri, ibu satu anak itu memilih untuk menghampiri Mira yang berada di sisi lain ruangan. Mereka mulai asyik membicarakan sesuatu.
1015.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 330 Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan Semua orang lantas bertepuk tangan dengan puisi yang di bacakan Delia. Gadis itu pun sangat senang tak hentinya tersenyum,di belakang Damar melambai ber isyarat memberikan selamat pada sahabatnya. Delia yang melihatnya pun ikut melambaikan tangan dan lantas menemui Damar. Mereka berdua duduk bersama sambil menunggu pemenang lomba yang akan di baca oleh Juri. Delia sudah tak sabar menunggu sesekali melihat kesekitar ruangan. Dan pada akhirnya Juri
106.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 154 Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

-Max Helgaar (Kaki Melangkah, Hati Gelisah, Pikiran Berharap Indah, Tangan Menengadah) Aku menunggu di depan gerbang kedatangan. Aku memperhatikan satu-persatu orang yang keluar dari gerbang tersebut. Namun sekitar 5 menit menunggu, aku tidak bisa menemukan Bunga. Dan aku tidak menemukan ia diantara banyaknya orang yang datang. Namun tidak lama setelah itu.... ADA YANG MENUTUP MATAKU! AKU PANIK! TANGANKU SUDAH MENGEPAL KERAS! NAMUN ALANGKAH TERKEJUTNYA....
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

"Iya, perawan tua usia 40 tahun yang jatuh cinta sama Eyang Pardi." "Ooo." Hening. "Sekarang Risa kerja dimana?" "Jadi bidan desa di Puskesmas Sumbang." Abizar tersenyum dan matanya berbinar. Zio yang melihatnya tertawa. "Hahaha. Jangan bilang Mas Abi punya rencana buat merangkap Risa." "Bantu aku ya?" "Oke. Imbalannya, jam tangan milik Prof. Park. Gimana?"
1017.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 510 Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Petaka Mendua Part35 Suasana lamaran yang semula ramai mendadak terfokus kepada Bu Romlah. Ia memang terkenal usil, dan suka mempermalukan orang lain. Bu Romlah, malam ini, ia sukses mempermalukan Aisya. Selain karma, sangsi sosial juga tidak kalah hebatnya. Bahkan, Aisya yang sudah menuai hasil dari masa lalunya, pun. Masih saja di permalukan.
1099.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang risa permanadeli
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status