Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Brubuh Krendobumi - Pendekar Kembara Semesta Seri 3

Jangan-jangan, perempuan yang masih tersenyum itu bukan manusia sembarangan. “Kalau begitu..., Putri ini siapa?” tanya Suro Joyo untuk menghilangkan rasa penasarannya. “Aku Riris Mustika,” jawab perempuan muda yang berwajah jelita itu. “Berasal dari Kerajaan Mayangdupa.” “Kerajaan Mayangdupa...?” “Iya, Kisanak.” “Baru sekarang aku mendengar nama kerajaan itu. Di mana letaknya?”
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
CEO Itu Mantan Ketua Osisku

CEO Itu Mantan Ketua Osisku

Jadi tidak ada gunanya dia menentang Satria. Namun Risa justru yang tidak setuju dan langsung bereaksi cepat. "Gimana kamu bisa begitu, Satria?!" ujar Risa dengan sedikit marah. "Apa kamu enggak mikirin perasaan Riska?" Alis ibu Satria mengernyit heran dan bertanya, "Siapa itu Riska?" "Riska itu pacar Satria, Tante Vina." Risa menjawab dengan cepat sebelum Satria sempat menjelaskan.
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

KUBELI KESOMBONGAN, GUNDIK SUAMIKU

Satu kata untuk penampilan wanita di hadapanku ini. "Jadi benar, kamu Risa Andromeda?" tanyaku dengan wajah sedatar mungkin. "Duduk!" titah Risa seraya menunjuk sofa beludru berwarna merah di depannya. Jari-jarinya yang lentik dihias nail art berkilau dengan satu cincin berlian di tangannya yang membuat silau. Aku pun menurut. Duduk di hadapan wanita itu. "Kita nggak perlu berbasa-basi lagi, karena aku yakin kamu sudah pasti tahu kan? Aku ini siapa?" tanya Risa dengan wajah angkuhnya.
9.769.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Melihat aku tetap fokus ke laptop tanpa memberi reaksi apapun, dia terlihat semakin kesal dan bertanya dengan dingin, “Perlukah kamu begitu? Aku sudah jelasin kalau Cindy belum pernah keluar negeri, makanya aku membawanya pergi.” “Lagipula, bulan madu itu bisa kapan saja, untuk apa ribut begini?!” “Aku juga sudah bilang berkali-kali, aku dan Cindy itu hanya….” Melihatnya bicara tanpa henti, akhirnya aku langsung memotong ucapannya. “Aku tahu, kamu hanya menganggapnya adik.”
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan

Kini, dia tak perlu lagi mengkhawatirkan keadaan Ibra. Sesampainya di ruang tamu, Aira segera disambut oleh Sinta. "Kemarikan Ratri, Ra. Ada tamu Manggala yang juga ingin bertemu denganmu," ujar Sinta. "Tamu?" ulang Aira. Sejenak, dia mengedarkan pandangan ke setiap sudut ruang tamu. Hanya ada Kartika dan Wildan yang tengah berbincang bersama Imelda dan Bayu. Sedangkan Sinta, setelah menggendong Ratri, ibu satu anak itu memilih untuk menghampiri Mira yang berada di sisi lain ruangan. Mereka mulai asyik membicarakan sesuatu.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan Semua orang lantas bertepuk tangan dengan puisi yang di bacakan Delia. Gadis itu pun sangat senang tak hentinya tersenyum,di belakang Damar melambai ber isyarat memberikan selamat pada sahabatnya. Delia yang melihatnya pun ikut melambaikan tangan dan lantas menemui Damar. Mereka berdua duduk bersama sambil menunggu pemenang lomba yang akan di baca oleh Juri. Delia sudah tak sabar menunggu sesekali melihat kesekitar ruangan. Dan pada akhirnya Juri
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Ia adalah wanita paling peka yang pernah aku temui, ia dapat menyeimbangkan lawan bicaranya, selain itu ia juga pandai membaca perasaan seseorang walaupun hanya lewat sebatas chat saja. Tidak lama, ia pun keluar dari kamar mandi. Aku tidak melihat tanda-tanda yang mengkhawatirkan dari dia. Namun untuk memastikannya, aku lantas bertanya kepadanya "Bunga, kamu tidak apa-apa kan? Ada yang salah?" Tanyaku. "Eh, gapapa kok, aku emang pengen ke kamar mandi aja tadi, hehehe. Maaf ya kalo udah buat kamu khawatir".
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Bukan Mantanku

Tetanggaku Bukan Mantanku

"Iya, perawan tua usia 40 tahun yang jatuh cinta sama Eyang Pardi." "Ooo." Hening. "Sekarang Risa kerja dimana?" "Jadi bidan desa di Puskesmas Sumbang." Abizar tersenyum dan matanya berbinar. Zio yang melihatnya tertawa. "Hahaha. Jangan bilang Mas Abi punya rencana buat merangkap Risa." "Bantu aku ya?" "Oke. Imbalannya, jam tangan milik Prof. Park. Gimana?"
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Petaka Mendua Part35 Suasana lamaran yang semula ramai mendadak terfokus kepada Bu Romlah. Ia memang terkenal usil, dan suka mempermalukan orang lain. Bu Romlah, malam ini, ia sukses mempermalukan Aisya. Selain karma, sangsi sosial juga tidak kalah hebatnya. Bahkan, Aisya yang sudah menuai hasil dari masa lalunya, pun. Masih saja di permalukan.
10100.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Hingga terakhir, saat celana pendeknya terlepas, Permennya menjulang hebat, kaku dan panas. Seketika mata Risa terbelalak. Ia langsung bangkit dari posisinya yang berbaring. Nanang masih berdiri tegak di hadapan Risa. Dengan gerakan yang penuh hasrat, Risa langsung meraih Permen Nanang yang membara sambil mulai mengo-c*knya. Nanang tersentak. Sentuhan tangan Risa terasa begitu hangat dan lembut di kulitnya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai risa permanadeli
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status