Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

"Mawar merah ini buat saya seperti menyimbolkan diri kamu yang sesungguhnya. Cantik, menggoda, tapi susah untuk dimiliki. Sama dengan mawar yang indah tapi dipenuhi duri. Siapa pun yang ingin memetiknya harus berhati-hati." Alana tersenyum lagi. Menertawai analogi asal yang diungkapkan Romy. "Fix yang ini ya?" "Fix," jawab Alana tanpa ragu. Romy kemudian menyampaikannya pada penjaga florist. "Ucapannya apa, Mas?" tanya mbak-mbak penjaga.
920.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
Another Marriage

Another Marriage

Kenny berkata: "Aku merancangnya sendiri." Andres: “” Dia melirik Kenny dengan dingin, dan berpikir, pria ini benar-benar tidak tahu malu, dia pikir kalau sekelompok robot menempati rumah ini, dia bisa mengambil istrinya? Mili sangat menyukai robot, dan dengan cepat mengambil alih lalu menyalakan saklar: "Bagaimana cara memainkannya?" "Halo, nama saya Baby Number one." Kata robot merah. "Namaku Azka." Kata robot biru.
9.5606.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.9K kali sebagai robot merah slot
Tampilkan Ulasan (137)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Pembantu Kesayangan Tuan Muda

Pembantu Kesayangan Tuan Muda

“Silakan, Pak." William menerima dan meneguknya sampai habis, lalu meletakkan gelas kosongnya di meja sambil menoleh pada Jelita. “The power of colour. Merah itu warna yang menarik dan emotif. Sebenarnya paling baik untuk restoran. Untuk orang yang sedang tegang, mungkin bisa dianggap menganggu tapi akan menyenangkan bagi orang yang kondisinya tenang. Warna merah memacu kelenjar dibawah otak dan kelenjar adrenal serta melepaskan adrenalin. Bisa meningkatkan tekanan darah dan pernapasan, serta merangsang selera makan dan indera penciuman,” ocehnya panjang lebar dan membuat kening Jelita berkerut-kerut mencernanya. 'Dih, ribet. Tinggal bilang aja untuk merangsang selera makan.' Jelita membatin
10100.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang: Terpaksa Jadi Pemuas

Hasrat Terlarang: Terpaksa Jadi Pemuas

tunjuk satu mobil di sudut kanan pegawai itu, mobil merah terbaru yang minimalis terlihat cukup keren. “Aku mau ambil dua sekaligus warna merah dan putih,” ucap Rama sembari menopang dagu duduk di meja yang di sediakan oleh showroom tersebut. Pegawai di sana sempat tercengang beberapa detik karena Rama tidak berbelit dan langsung membeli barang yang bernilai ratusan juta.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
HASRAT LIAR CEO (Perawan 200 Juta)

HASRAT LIAR CEO (Perawan 200 Juta)

Toko mainan mewah. Dan di balik kaca bening itu—terpajang sebuah mobil remot berwarna hitam metalik dengan desain futuristik. Rodanya besar, bodinya ramping, dan lampunya bisa menyala. Di samping mobil tersebut tertulis harga dengan angka yang membuat mata Maxy membulat: Rp96.500.000,-
10125.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
Mawar Merah Di Ujung Penyesalan

Mawar Merah Di Ujung Penyesalan

"Yumna 'kan taruhan sama kamu buat naklukin aku, terus imbalannya mobil mewah di garasinya bebas kamu pilih. Kalau kamu ngerasa mobil aja nggak cukup ...." Jari jemarinya yang panjang mengeluarkan sebuah kartu bank hitam dari saku jasnya lalu meletakkannya perlahan di atas meja depan Tania. "Di sini ada 200 miliar. Anggap aja ini bayaran buat tiga tahun ini ... karena kamu selalu ada tiap kali aku panggil." "Mulai sekarang, hubungan kita resmi berakhir." Sesudah bicara, dia berdiri dan bersiap untuk pergi.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

“Kalian jangan terlalu larut. Jam malam di sini ketat. Bukan karena corona, tapi... yang lain.” Raka bertanya, “Tentang kuntilanak merah?” Desi diam sebentar, lalu duduk di kursi kayu yang berderit pelan. “Dulu... waktu kecil, aku pernah dengar tangisan dari sumur itu. Tengah malam. Ada yang tertawa sambil nyanyi. Katanya... itu suara perempuan yang gagal menikah. Dibunuh saat sedang pakai kebaya merah. Arwahnya nggak diterima bumi, karena dia dikubur sambil hamil. Dia ingin anaknya lahir... tapi nggak bisa.”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Konsorsium

Sang Pewaris Konsorsium

Wajah pria berpakaian gelap itu menggelap, menepis lelaki muda itu dengan sangat kasar hingga dia terjatuh ke lantai. Pada saat ini, mereka mendengar suara mesin yang diikuti suara robot yang dingin berkata, “Transaksi berhasil! Anda telah melakukan transaksi sejumlah 45 miliar rupiah. Sisa saldo Anda adalah 23.709.360.090.000 rupiah.”
996.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

Bab 20 Ravin sangat menikmati perjalanannya kali ini. Lelaki itu tengah asyik dengan ponsel, bertukar pesan dengan Rayna. Sesekali bibirnya mengukir sebuah senyuman. "Bahagia sekali bosku. Mentang-mentang lagi serumah dengan kelinci kecilnya. Dapat berapa ronde tadi malam, Bos?" goda Bram. Lelaki itu mengambil alih kemudi demi melihat Ravin yang nampak bersemangat sekali pagi ini.
9.868.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
The Seven Phoenix Shards

The Seven Phoenix Shards

"Kenapa keluarga mapan ini memilih warna merah?" Calvin menekan tombol on pada sebuah layar, yang terletak di samping lukisan mermaid itu. Lampu yang terpasang di atas kami menyala. Tangga berwarna merah darah itu, terlihat seperti memiliki efek tiga dimensi.
95.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai robot merah slot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status