Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Antara Cinta dan Dendam

Antara Cinta dan Dendam

Meski tanah itu tidak terpakai, pemiliknya tidak memperbolehkan ditumpang untuk umum. “Itu rumah kami!” Dorny menunjuk ke samping dan keduanya sampai di sebuah rumah susun dimana Dorny dan Rafaela tinggal di lantai satu. Di teras tempat Dorny tinggal tertata bunga-bunga kering milik Rafaela. “Untuk apa bunga-bunga kering ini?” Milna penasaran. “Karya Rafaela ...” Dorny mengeluarkan kunci dan membuka pintu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as rumah dandelion
Read
+Library
PUTRI TUNGGAL TUAN CEO

PUTRI TUNGGAL TUAN CEO

Hampir mirip dengan desain rumahnya di desa Permadani. “Ibu! Ada pojok bermain!” Dalenna memekik riang, dua bola mata hitam pekatnya begitu berbinar kala menangkap jelas pojok bermain yang besar dengan berbagai macam mainan disana. Tangan mungilnya menunjuk dengan antusias. Dirra terdiam memandang sekeliling yang baginya terasa begitu familiar namun juga asing disaat bersamaan. “Aku mencontek desain rumah kamu biar Lenna gak kangen desa Permadani.”
102.9K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as rumah dandelion
Read
+Library
Dandelion, Wish, and Wind

Dandelion, Wish, and Wind

Apa aku satu-satunya orang yang masih mengingat janji itu? Angin berhembus pelan membuat padang rumput yang dipenuhi ribuan dandelion, terlihat seperti buih ombak di lautan. Beberapa bunga putih kecil itu terlepas dari tangkainya dan beterbangan mengikuti hembusan angin. Sepasang iris berwarna coklat terang, menatap kelopak-kelopak putih yang beterbangan melewati kepalanya. Ia mengangkat tangan seakan berusaha untuk meraihnya. Namun tangannya berakhir menggenggam udara kosong. Sembari mengamati kelopak dandelion yang terbang semakin menjauh, dalam hati ia membisikkan sebuah permohonan kecil.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as rumah dandelion
Read
+Library
Dandelion

Dandelion

Hilang semua rasa takut itu ketika Ziad melihat hamparan bunga. “Zian coba kamu lihat ini.” tunjuk Ziad. Sekilas Zian takjub akan tempat itu dan ia melihat hamparan dandelion disana. Perjalanan yang sangat menakjubkan bagi mereka bertiga. “Marina ini semua…” kata Zain yang belum sempat melanjutkannya, karena sangat takjub dengan apa yang ia lihat. “Iya Zain semua hamparan bunga itu milik keluargaku, nah kita akan tiba di rumahku sebentar lagi.” kata Marina.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as rumah dandelion
Read
+Library
Taruhan Dengan Ceo Muda

Taruhan Dengan Ceo Muda

Cahaya matahari pagi menyinari permukaannya, menciptakan kilau hangat pada dinding kayu yang terawat. Verlyn menatap rumah itu dengan kagum. Matanya menyapu halaman depannya yang tampak begitu bersih, bahkan rumputnya pun tumbuh rapi tanpa ilalang menyelip. Di sisi kanan, terlihat sebidang tanah kecil yang dipenuhi bunga aneka warna—ungu lavender, merah mawar, kuning daisy, dan putih melati—semuanya tumbuh subur dan segar. Sebuah bangku kayu tua berada di sudut halaman, dikelilingi semak bunga kamboja yang sedang mekar.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as rumah dandelion
Read
+Library
Rumah Risa

Rumah Risa

Dia melanjutkan perjalanan dengan naik bis kecil yang mengantarkannya lebih dekat ke rumah yang dituju. Sesampainya di depan gerbang besar yang terbuat dari besi berkarat, Laras merasa sedikit terintimidasi. Rumah besar dan megah yang terletak di belakang gerbang memiliki aura misterius. Dindingnya tinggi, dan jendela-jendela yang besar tampak gelap dan tak berpenghuni.
10962 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as rumah dandelion
Read
+Library
Sistem Keberuntungan Sang Miliarder Dadakan

Sistem Keberuntungan Sang Miliarder Dadakan

Penjual properti yang ia hubungi menghampirinya di sisi taman mall. "Apakah ini dengan Tuan Nelson?" seorang pria paruh baya dengan pakaian formall menyapa Nelson. "Itu saya, dan saya ingin sebuah rumah di Diamond Royal Mansion," kata Nelson begitu salesman itu duduk di hadapannya. "Maaf, Tuan, tapi hanya ada tiga unit yang tersisa. Yang satu di pinggir dengan halaman yang cukup kecil, yang kedua di sisi barat, tapi halamannya tidak ada lapangan golfnya, dan yang terakhir adalah rumah yang paling besar dengan konsep perpaduan antara modern dan klasik. Fasilitasnya tentu sangat lengkap. Rumah ini dilengkapi dengan hutan pribadi dan danau buatan di dalamnya. Lapangan golfnya juga mumpuni dan-"
6.2K viewsOngoingAdded to Library 166 Times as rumah dandelion
Read
+Library
ISTRI PERTAMA SUAMIKU

ISTRI PERTAMA SUAMIKU

ISTRI PERTAMA SUAMIKU 42 Rasanya aku tertidur lama sekali. Mimpiku dipenuhi padang rumput dengan bunga dandelion yang penuh nyaris seluruh. Dan ketika angin bertiup, bunga bunga dandelion itu beterbangan bak jarum melesat ke udara, melambai dengan indahnya.
1056.3K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as rumah dandelion
Read
+Library
Wanita Simpanan Pilihan Mertua

Wanita Simpanan Pilihan Mertua

Dahlia meronta, ingin melepaskan diri dari pelukan Aditya. Aditya berhasil membawa Dahlia masuk ke dalam rumah. Mereka bertiga duduk dan saling berhadapan di ruang tamu. Dahlia sangat muak dan ingin segera pergi dari rumah itu. Dahlia memandang ke sekelilingnya dan memperhatikan isi rumah itu. Sekalipun rumah itu tergolong kecil dan minimalis, namun perabot di dalam nya cukup lengkap dan tergolong mewah. Sofa dan meja ruang tamu yang mewah, televisi yang besar dengan model terbaru. Di sudut ruangan terdapat lemari dengan aneka tas mewah, yang mungkin sengaja diletakkan di situ agar bisa terlihat oleh orang yang datang.
1044.3K viewsCompletedAdded to Library 886 Times as rumah dandelion
Read
+Library
Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam

Aku Menikahinya Karena Ingin Balas Dendam

Vanesa pun megedipkan matanya lalu memberikan senyum yang sangat manis pada Nera. Nera pun berjalan menuju gerbang rumah itu diikuti Vanesa dibelakangnya. Sampai mereka digerbang, Nera terdiam dan melihat sebuah lambang bunga di gerbang rumah Vanesa. Nera baru saja menyadarinya kalau itu lambang bunga Dandelion. Ia pun langsung teringat pada orang yang tadi mereka bahas yang ada di kartu nama “Erwin Dandelion”. Nera pun merasa curiga lalu bertanya.. “Anu, bolehkanh aku bertanya sesuatu yang agak tidak sopan?” Tanya Nera pada Vanesa dengan agak gugup.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as rumah dandelion
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status