Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nafkah Yang Salah

Nafkah Yang Salah

Melainkan simbiosis mutualisme. "Arfan memang cuek. Dia sangat menyukai putrimu. Tetaplah di sisinya, meski ada hal yang membuat kamu ingin menyerah. Ibu yakin, Arfan pasti akan mencintaimu suatu saat nanti. Bukankah Allah Maha membolak balikkan hati manusia?" Maria menghela napas. Benar. Allah Maha membolak balikkan hati manusia. Jika memang Arfan belum mencintainya, akan ada masanya cinta itu hadir nanti. Begitu pula dengan dirinya.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Suamiku

Ranjang Panas Suamiku

Wajahnya langsung memucat, pengkhianatannya terbongkar di saat yang paling buruk. “Nindi, soal itu… a-aku bisa menjelaskannya. Ada alasan kenapa aku melakukan itu…” “Nggak ada yang perlu dijelasin lagi!” Nindi memotong, suaranya meninggi dengan getaran emosi yang tertahan. “Aku nggak mau mendengar penjelasan dari orang munafik sepertimu!” Mendengar kata 'munafik', mata Kiara mendadak memanas. Ia merasa marah dan kecewa dituduh seperti itu. “Munafik? Nindi, aku ini sahabatmu!”
9.932.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 738 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Suamiku Berkomplot dengan Sahabatku

Belum lagi pria berotot yang menahanku, dia begitu kuat dan kekar, aku sama sekali tidak bisa menghentikannya. Aku melirik Erwin dan Hanna sekilas. Meskipun saat ini aku sangat pasif, aku tidak bisa menahan rasa balas dendam yang tersembunyi di lubuk hatiku Terserahlah. Bagaimanapun, Erwin dan Hanni sudah mengkhianatiku. Mereka saja begitu, lalu apa peduliku? Sebaiknya aku memuaskan diriku sendiri. Aku buta dan tidak bisa melihat apa pun, bagaimana aku tahu kalau pria ini bukan suamiku?
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Mozhaf yang sudah pasrah hanya berdiam diri menjawab. "Mozhaf! Rasakan ini.. atas semua penghianatanmu kepadaku, aaaa.." Lukas berlari menuju ke arah tempat ijab qobul. Melihat itu Mozhaf berdiri menghadapi Lukas, baginya mending dia mati saja karena sudah sangat mengecewakan sahabatnya itu, dan sudah menghianati wanit pujaannnya. "Biarlah saya ma*ti" Mozhaf memejamkan matanya untuk menerima hujaman Sajam dari Lukas.
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 562 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

Sebagai kalau diri nya sudah tak menaruh segan dengan lelaki yang dahulu pernah ia anggap sebagai sahabat sejati. Sudah menjadi rahasia umum di kalangan mahasiswa kampus, bila seorang putra kyai bersahabat baik dengan putra pengusaha ternama, yang lebih terkenal kebandungan nya dari pada kekayaan keluarga nya sendiri. "Munafik! Kalau begitu, ceraikan istri muda mu itu, semua ku anggap selesai." Gus Naufal sudah berada di ambang batas kesabaran, ia menggeleng keras, lalu menuding kan telunjuk nya tepat di hadapan hidung mancung rayyan Abdullah.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Tanah Makamku masih Basah, Mas

Tanah Makamku masih Basah, Mas

Itu sudah cukup membuktikan bahwa dia tidak bersalah untuk saat ini. Karena bahkan, Abah Bisri tahu jika menilai orang lain itu sesuai apa yang terlihat dzahirnya. Bukan apa yang tersembunyi di dalam hati. Kita bahkan dilarang memberikan label munafik ke pada saudara kita sesama muslim.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Rahim yang Dipinjam Sahabatku

Rahim yang Dipinjam Sahabatku

Siska menolak permintaan Irfan. “Cinta atau ambisi itu beda tipis. Aku tidak percaya kalau kamu mencintai suami yang sudah berpaling darimu.” “Diam kamu! Aku mencintai suamiku. Lebih baik kamu berhenti mengganggu hidupku.” “Aku akan berhenti setelah kamu kembali padaku.” “Jangan mimpi kamu!” ==========
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Persahabatan akan indah, apabila tidak ada kata ‘khianat’ di dalamnya. Dari Ali bin Abi Thalib berkata, "Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan: pada saat dibutuhkan, sikapnya di belakangmu, dan setelah kematianmu." *** 3 ... 2 ... 1 Klik.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai sahabat munafik
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Kyuni Chan
Alhamdulillah, bisa double update lagi per hari. Yeay! Terjawab sudah pertanyaan di bab 15 wkwkwk. Hayuk, dibaca Sayangku, Cintaku, Readers terhormatku. Jangan sampai ketinggalan 😆❤ Love Regards, Kyuni Chan
Khoirul N.
Ceritanya unik dan lucu. Sangat menarik untuk dibaca. Sedikit saran kaka: 1. Bagian sinopsis kyknya perlu diperjelas kalo si tokoh panggilannya Rella. Agak yuut, pas liat nama Rella. Ini siapa? Oh, nama panggilannya. 2. Kasih enter agak jauh antarparagraf Kaka. Biar gk rempet, jd tmbah enak bacanya
Baca Semua Ulasan
Please, Ceraikan Aku!

Please, Ceraikan Aku!

Apalagi itu dengan sahabatku sendiri. Mengingat Ana, aku tidak akan pernah bisa memaafkan perempuan itu. Bagaimana mungkin dia bersikap polos, namun dibelakang telah mengkhianati ku sebagai sahabatnya. Ternyata selama ini dia tidak hanya berstatus sebagai sahabatku, namun juga sebagai maduku. Sangat munafik bukan? Aku masih mengingat jelas percakapan kami beberapa hari yang lalu. Aku menelpon Ana, ingin curhat padanya tentang Mas Anjas.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

"Kalau orang-orang sekarang nggak sanggup menerima kebenaran, dunia terkutuk ini pantas membusuk karena orang-orang munafik seperti kalian." "Orang munafik?" balas Renata, amarah menyala di matanya. "Kenapa? Nggak suka?" sahut Bethari. "Memangnya hatimu seperti cangkir porselen yang rapuh, satu kata kasar saja langsung pecah?" Bibir Bethari menyunggingkan senyum kejam. "Biar aku pecahkan dengan senang hati dan kuinjak-injak serpihannya sambil tertawa."
9.6151.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai sahabat munafik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status