Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Batu Akik Penakluk Wanita

Batu Akik Penakluk Wanita

Sandro keluar lebih dulu dari dalam mobil dan berjalan menuju Joni yang di depannya sudah terikat beberapa orang. “Apa mereka adalah orang-orang yang sering menjadi begal dan meresahkan warga desa?” Raut wajah Sandro yang tegas tampak sangat mengintimidasi. Namun, ditambah dengan tindakan yang langsung menarik kerah leher salah satu preman itu langsung membuat tubuhnya terangkat. “Mereka ini benar-benar terlihat seperti parasit yang membuat orang-orang di sini rugi!”
1044.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!

Diabaikan! Mati Satu, Tumbuh Seribu!

Mereka memang tidak salah memilih orang! Namun, masalah belum selesai. Detik berikutnya, bajingan yang hidungnya berdarah itu menatapku dengan penuh kebencian. "Dasar bajingan, berani-beraninya kamu memukulku! Aku ini tuan muda dari Keluarga Kandou di Kota Oceania! Namaku Sandy!" Usai mengatakan itu, wajah Sandy menjadi dingin, sudut bibirnya menyunggingkan senyuman licik.
9.6168.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai sand people
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Cinta untuk Tabitha

Cinta untuk Tabitha

Tabitha menutup mulutnya. Wajah Tabitha yang tadi mulai pucat langsung memerah. Sedangkan Sandra, dia malah memandang pria itu lagi. Lalu, tanpa memperdulikan wajah Tabitha yang semakin merona merah, Sandra justru mengulurkan tangannya ke arah pria itu. “Hai ... saya Sandra, temannya Tabitha! Salam kenal ya!” ujar Sandra. “Salam kenal juga!” Pria itu menyambut uluran tangan Sandra sambil tersenyum ramah.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

PAWANG HATI SANG TUAN MUDA

Sebuah speedboat pribadi menjemput Raynard, Rebecca, Azrael, Ailsa, dan Bu Retno dari dermaga resort menuju sebuah sandbank, gundukan pasir putih kecil di tengah lautan biru kristal. “Lihat, Mami! Itu pulau kecilnya!” seru Ailsa sambil menunjuk kegirangan. “Itu bukan pulau, Sayang,” ucap Rebecca sambil mengusap rambut Ailsa, “Itu namanya sandbank. Seperti tempat rahasia yang cuma muncul saat air laut surut.” Azrael memeluk Raynard dari belakang. “Papi, kita bisa bangun istana pasir di sana?”
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Halo, Kisah Lama Belum Kelar!

Sandi bertanya sarkas. Satu kalimat yang cukup meruntuhkan kepercayaan diri Kalista—sekaligus puluhan manusia lainnya yang merasa dekat dengan Sandi. Lelaki itu seolah memberi pernyataan bahwa siapapun yang pernah bicara dengannya untuk tidak menganggap itu sebagai sesuatu yang spesial. Sandi bersosialisasi karena dia makhluk sosial tapi bukan berarti dia juga merasa dekat dan nyaman dengan semua orang.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
STATUS WA CALON SUAMIKU

STATUS WA CALON SUAMIKU

Aku mulai menumpuk-numpuk pasir pantai dan mencoba membuat istana pasir mungil. "Bagus nggak Bi?" tanyaku. "Bagus Ma!" Bian sibuk mengumpulkan pasir dengan telapak tangannya yang mungil. "Hai, kamu ganteng sekali. Siapa namanya?" Sebuah suara perempuan membuatku mengangkat wajah. Sandrina! Allahuakbar! Dari hampir 300 juta penduduk Indonesia kenapa harus sering bertemu dengannya. Dia benar-benar seperti jaelangkung yang datang tak dijemput pulang tak diantar!
1037.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
Sandaran di Ujung Penyesalan

Sandaran di Ujung Penyesalan

Dia menjaga jarak, mengikuti dari belakang dengan jarak tidak terlalu jauh, tapi juga tidak terlalu dekat. Dia menyaksikan wanita itu masuk ke sebuah minimarket, membeli sandwich dan sebotol air, lalu keluar dan berdiri di tepi jalan, menunggu lampu merah sambil memeriksa ponselnya. Cahaya senja menyinarinya, memberinya pancaran keemasan. Sammy tidak bisa menahan diri lagi. Dia berlari mendekat dan menghalangi jalan wanita itu.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
Gairah Terlarang Sahabat Suamiku

Gairah Terlarang Sahabat Suamiku

Pria dengan kumis tebal menyeringai jahat. Pria penuh tato berjalan mendekati Sandra. Ia bahkan berani menyentuh pipi Sandra. "Apa apaan ini!" Sandra mengambil batu besar yang tergeletak di sampingnya.
1042.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
Dihina Pengangguran Tak Berdaya, Ternyata Suamiku Kaya Raya

Dihina Pengangguran Tak Berdaya, Ternyata Suamiku Kaya Raya

Sandy segera mengangguk, lantas mengikuti mobil tersebut yang mengarah ke sebuah gudang. Tak ada raut wajah takut pada Sandy, meski dia bisa menduga apa yang akan dia hadapi. Sandy, si spesies amfibi, seperti julukan yang Nadine berikan, selalu bisa menyesuaikan diri dengan keadaan sekelilingnya. Dia pandai berkamuflase jadi sesuatu yang bisa menyelamatkan dirinya. Dia tahu benar resiko jadi double agent. Termasuk kehilangan nyawa. Sebab saat ini dirinya tengah ditodong dengan sebuah Glock begitu diarak masuk ke dalam gudang. Tepat di dahinya.
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
TERSESAT DI SARANDJANA

TERSESAT DI SARANDJANA

Bab 30 Pertumbuhan makhluk hidup di Sarandjana dua kali lebih cepat dibanding di dunia nyata. Walau masih berusia enam bulan, Pangeran Sandi Samawi sudah lincah berjalan. Mirip anak usia dua tahun di dunia nyata. Kulitnya putih bersih, rambutnya hitam tebal. Jika kalian bertanya, apakah dia memiliki lekuk garis di atas bibir seperti Ayahandanya, ataukah rata seperti Ibundanya?
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai sand people
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status