Aku Tak Mau DiMadu
Dia duduk lesehan di halaman masjid, merasa hancur.
Tiba-tiba, Sandi, yang baru selesai melaksanakan sholat Maghrib, melihat Naya. Dia terkejut dan segera mendekatinya. "Nona! Nona kenapa?" tanyanya dengan khawatir.
Sandi pernah bertemu dengan perempuan itu sekali, sehingga dia dapat mengenalinya.
Aroma minyak wangi yang dipakai oleh Sandi seketika menghinggap pada indera penciuman Naya. Tanpa ragu, Naya memeluk tubuh Sandi dengan erat, sambil menangis tersedu-sedu.