TEROR SINDEN GHAIB
“Nggeh, niki sek setunggal rumiyin. Mengko yen sampun siap, kita saged nerusaken.”
Aruna mengangguk pelan. Namun di dalam dadanya, ada perasaan tidak tenang yang semakin menguat Arah timur sanggar itu
menyimpan sesuatu yang seharusnya tidak dilihat terlalu lama Dan Aruna, tanpa ia sadari, sudah terlalu dekat Suasana sanggar tari pagi itu dipenuhi kesibukan. Suara gamelan berdenting lirih, berpadu dengan langkah kaki para penari yang sedang berlatih. Kain-kain jarik berwarna cerah tersampir rapi di sudut ruangan, sementara aroma dupa tipis bercampur dengan bau kayu tua yang lembap Anak-anak KKN menyebar, masing-masing sibuk melihat-lihat. Ada yang memperhatikan gerakan tari, ada yang mengamat
Bab Populer