Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gara-gara Sapu Ijuk ?

Gara-gara Sapu Ijuk ?

ujar Inn sambil membuka loker tua yang sudah dicat berwarna hijau muda, terlihat fresh lagi. Alf tertawa pelan sambil menggaruk pelipisnya. "Ingat, kok!" Inn meraih sebuah sapu ijuk dari dalam loker. Sapu ijuk yang jelas berbeda dengan sapu yang pernah mereka perebutkan dulu. Tawa kecil juga menghiasi bibirnya. "Sampai sekarang aku masih gak habis pikir... Kenapa, ya, kita bisa berantem sengit cuma gara-gara sapu ijuk?" Inn menatap Alf sambil menunjukkan sapu aesthetic di tangannya.
9.910.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai sapu lantai yang bagus
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Eichi
ternyata kalau dilihat grupnya si alf ini komplit ya dengan karakter mereka masing-masing. merlin si mulut pedas, diego si playboy, ellen tomboi, willy baperan, alf ceria, jessy rada polos, ibu nover si tukang marah. keren kakak!
Arien Adjah
Ga nyangka baca2 eh udah tamat, kak bikin season 2 dong, jujur aku paling suka sama alf waktu nembak inn, aku jacob alfred suka sama Christiani dewi, aw aw, eh inn oame marah-marah ngomongin si alf pantas jadi bapaknya anaknya karlinda, wkwkwkwkkw, lanjuuutttkan karya berikutnya kak 👍❤️❤️❤️
Baca Semua Ulasan
Sopir Kesayangan Ibu Bos

Sopir Kesayangan Ibu Bos

"Ngerti, ya?" Slamet mengangguk ragu-ragu. Namun tantangan baru harus dihadapi, bukan? "Ya udah, kamu sapu mulai lantai satu dulu. Semua ruangan musti kamu sapu sampai bersih. Kalau sudah selesai, peralatannya balikin ke sini," kata Asih lagi. "Iya." "Yo wis, bawa ini sama ini ke lantai satu. Kalau mau istirahat apa minum, balik ke pantry."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

Shanum(Aku Yang Kalian Sebut Menantu Tak Berguna)

memang si Mboknya aja ini sih yang memang mau mengganggu Shanum. "Masa? Memang mau sampai kapan Mbok Vakum? Itu lantai juga keliatannya udah bersih dan licin banget. Apa mau sampai warnanya pudar?" sindir Shanum, tapi masih menjaga intonasi. "Lantainya memang sudah bersih dan licin. Tapi kan belum tentu sudah bebas virus!"
1048.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Dinding-dinding putih yang bersih berpadu sempurna dengan lantai marmer yang berkilauan, menciptakan suasana yang hangat dan mewah sekaligus. Ian berjalan perlahan, menikmati setiap detail rumah barunya. Di lantai dasar, ruang tamu yang luas dipenuhi dengan perabotan mewah. Sofa kulit berwarna krem yang empuk tampak begitu mengundang, berhadapan dengan meja kopi kayu jati yang kokoh. Di atas meja, terdapat vas kristal berisi bunga segar yang menambah keindahan ruangan.
1042.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 856 kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sehingga kini, dia dan Xian Hua mulai memburu makhluk tersebut. “Berhati-hatilah, Zhu Lian. Monster lumpur itu akan meninggalkan jejak yang dapat membuat kakimu lengket dengan tanah. Begitu menginjaknya, jangan berlama-lama di tempat kamu menginjakkan kaki. Langsung kerahkan ilmu meringankan tubuh!” Bai Lu mengingatkan. “Baik, Guru!” Namun menaklukkan salah satu makhluk penghuni Lapis 1 dari Lantai 5 Menara Nirwana tersebut tidak seperti berhadapan dengan Raksasa Bukit Batu.
9.955.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
Di Bawah Kendali sang CEO

Di Bawah Kendali sang CEO

Refleks saja dia memeluk tubuhnya dengan sebelah tangan yang masih bebas. Lion kembali menyeretnya menaiki tangga lantai dua. Berbeda dengan lantai satu yang terlihat acak-acakan dan kumuh, lantai dua ini sangat rapi. Lantainya bersih dan terlihat seperti sebuah rumah pada umumnya. Beberapa perabotan yang ada di sana pun adalah barang mewah. Pokoknya sangat berbeda jauh dengan lantai satu.
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Ia melakukannya dengan sangat lembut, seolah Sri adalah porselen retak yang akan hancur jika disentuh kasar. Setelah merasa lebih baik, Sri hendak bangkit menuju kamar mandi untuk merapikan riasannya yang sedikit luntur. Namun, lantai kamar mandi yang licin akibat sisa uap air membuat kakinya tergelincir. "Aaahh!" Sri memejamkan mata, bersiap merasakan hantaman lantai marmer yang keras.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

"Daripada membersihkannya dengan mop set, kenapa tak membersihkannya dengan tepung maizena? Air kelapa bikin lengket lo, Nes. Jangan bilang, kamu enggak tau hal dasar seperti ini?" Ganes menggeleng dengan pelan. Otaknya bekerja keras untuk mengingat banyaknya pengalaman yang telah ia alami selama beberapa tahun terakhir. "Maafkan saya, Pak. Yang saya tau, air kelapa memang lengket, tetapi tidak membuat mop set dan lantai jadi licin. Apalagi jika sudah dibilas dengan cara mopping melingkar. Beda lagi jika yang tumpah adalah minyak. Karena sifat minyak yang licin, maka dibersihkannya menggunakan pasir atau bubuk penyerap lainnya."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
AKIBAT SUMPAH AL-QUR'AN

AKIBAT SUMPAH AL-QUR'AN

Sumpah Al-Quran (61) PoV ; Asti "Kalau sekarang, tidur di lantai pun Nia nggak ngeluh. Lantainya halus, nggak kasar nggak bikin sakit," celetuk Nia. Ia tampak begitu girang. Berguling di lantai dengan tawa lebar.
1054.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sapu lantai yang bagus
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status