Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Semua klon meledak bersamaan, menghancurkan dunia Rawa Beracun dan segala isinya dalam cahaya yang membutakan. Ketika dunia kembali ke realitas yang keras, Cancer, Scorpio, dan Capricorn terkapar di tanah dengan tubuh yang terluka parah. Kulit mereka terbakar, menunjukkan bekas luka yang dalam dan menyeramkan. Capricorn, dengan napas tersengal, memuntahkan darah yang bercampur dengan tanah. Scorpio berdiri dengan geram, matanya menyala dengan amarah. "Sial! Dia berhasil menipu kita!" katanya dengan suara yang bergetar karena marah.
1042.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang scorched
Read
+Library
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

WOOSH! Kain kering + api = Inferno instan. Makhluk itu menjerit. Bukan jeritan hewan, tapi suara audio feedback yang menyakitkan telinga. Api menyebar ke seluruh tubuhnya dalam hitungan detik. Dia berlarian panik, mencoba mematikan api, tapi gravitasi normal di zona ini membuatnya tetap di tanah. Dalam satu menit, Scavenger itu hangus menjadi abu hitam.
1023.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 919 Beses bilang scorched
Read
+Library
HURT

HURT

Di belakang gadis itu, matahari perlahan terbenam. Menakjubkan. Indah. Kata-kata itu mungkin tak cukup untuk melukiskan apa yang tengah disaksikan Joon. Ia meraba-raba ponsel di saku celananya dan ketika menariknya keluar, ia mendesah kecewa. Ia lupa kalau sejak satu jam yang lalu ponselnya mati karena kehabisan baterai. Sayang sekali, padahal ia ingin sekali mengabadikan pemandangan indah itu.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 126 Beses bilang scorched
Read
+Library
METEOR

METEOR

Ketujuh cowok ganteng turunan dewa Zeus itu pun menuju markas Meteoroid, dimana barang-barang yang berbahaya seperti golok, celurit, pisau lipat, hingga kapak dan pistol tersimpan rapi di ruang bawah tanah. Juna semakin khawatir saat kondisi markasnya dari depan seperti di demo habis-habisan oleh Batalion. Kaca pecah, dan beberapa darah yang tercecer dimana-mana. Suara teriakan, memohon ampun, minta tolong menjadi satu. Juna dan keenam bawahannya memasuki markas Meteoroid. Namun Juna harus melumpuhkan beberapa penjaga di ambang pintu itu.
3.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 61 Beses bilang scorched
Read
+Library
PENGENDALI ANGIN PETIR
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

“Apa hubunganmu dengan Blade?” Tyra menggerakan jarinya—memberi instruksi supaya Seth mendekatkan telinganya. Mau tidak mau, Seth menurutinya. “Amy Wing,” bisik Tyra. Sebuah wajah langsung muncul di kepala Seth ketika mendengar nama itu. Ia ingat dengan jelas mengenai seseorang bernama Amy Wing. Dia adalah anggota Blade yang memiliki elemen api. Tidak heran jika ia menyerang dengan ledakan seperti saat ini. Hanya saja, apa tujuannya menyerang Escalera?
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 98 Beses bilang scorched
Read
+Library
Sweet Chaos

Sweet Chaos

“Kami terikat. Seseorang sudah memasukan obat tidur dalam makanan kami. Semuanya sudah terlambat saat akhirnya ibuku sadar. Saat Sekretaris An membawaku keluar pun, aku nggak sadar. Sekretaris An juga terkena luka bakar parah saat berusaha mengeluarkanku. Dia juga hampir kehilangan nyawanya.” Otak tidak penting Sena, memutar kembali wajah Sekretaris An. Rasanya tidak ada bekas luka bakar di sana? “Sudah dioperasi. Semua luka bakar Sekretaris An sudah hilang karena aku nggak tahan setiap melihat luka bakar itu. Aku jadi teringat kebakaran itu. Jadi, kuminta dia untuk operasi,” jelas Quin, yang paham dengan raut heran Sena.
104.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 147 Beses bilang scorched
Read
+Library
Aftermath

Aftermath

Jihan masih tak percaya, kini ia takkan lagi menemukan adiknya yang terlelap di sana. Ia berjalan perlahan masuk ke kamar mendiang adiknya. Meresapi setiap aroma yang masih tertinggal. Matanya menyapu ke seluruh penjuru ruangan. Ditemukannya sebuah buku di atas meja belajar milik Jihan. Ia membuka buku bersampul jingga tersebut. Kawat yang dipakai untuk menjilidnya sudah berkarat. Kertasnya sudah rapuh terkena air hujan. Tulisan-tulisan di dalamnya sudah luntur, tidak terlalu jelas untuk dibaca. Tapi ada beberapa tulisan yang masih utuh. Jihan menduga tulisan itu ditulis menggunakan spidol waterproof. Isinya hanya catatan pelajaran. Di antara aksara-aksara yang masih dapat terbaca itu, ada s
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang scorched
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status