Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menanti Kabut dan Awan Berpaling

Menanti Kabut dan Awan Berpaling

"Suhu di luar mencapai puluhan derajat mendekati belasan derajat, jangan sampai dia mati kedinginan." "Belum pernah lihat, tapi pria itu cukup tampan. Jangan-jangan dia pria bajingan yang datang untuk mohon ampunan pada seseorang." Mereka saling bersahutan mendiskusikannya. Di tengah cuaca yang dingin itu, pikiran Ardian sudah tidak jernih lagi karena kedinginan. Dia menundukkan kepala, memandang dengan lambat saat salju mulai menenggelamkan lututnya.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi

kata sinta. “Kalau gue lagi, bikin jus nih!” kata Lebbi sambil menyalakan blender. “Kalau gue lagi memandangi foto oppa gue, ganteng banget,” kata Rui. “Eh, guys! Gue ada rencana bagus banget untuk ngerjain si Bumi itu." “Elo, belum puas git? Kita sudah keterlaluan banget loh!,” kata Lebbi.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
O, Yang Mulia!

O, Yang Mulia!

Terus berpikir dan menerka-nerka tidak akan membawanya ke mana-mana. "Baiklah. Mari kita nikmati saja permainannya." Langit memutuskan untuk berpikir dan menatap kembali sebuah pertanyaan yang sempat diabaikannya. [Siapa nama Anda?] Langit sudah memutuskan bahwa ia tidak akan menggunakan nama lahirnya di kehidupannya yang baru ini. Ia meraih persegi panjang berwarna hijau yang melayang-layang di bidang pandangnya dengan telunjuknya.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
Dewi Kultivator Langit

Dewi Kultivator Langit

Ia harus menghancurkan inti ritual sebelum semuanya terlambat. Malam itu, langit Negeri Shu berubah menjadi merah darah. Bulan yang seharusnya bersinar terang tersembunyi di balik awan hitam pekat, menciptakan bayangan-bayangan yang bergerak seperti roh penasaran di udara. Angin bertiup kencang, membawa bisikan aneh yang membuat bulu kuduk meremang.
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
agneslovely2014
Kalau buku ini lewat beranda kalian, wajib masuk pustaka deh! Ceritanya nagih buat dibaca, memang sebagus itu dan bikin kecanduan baca berjam-jam gak bosan! Thanks Kak Zhu Phi ... ini buku mantap jiwa lah ya.
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Baca Semua Ulasan
Bintang untuk Langit

Bintang untuk Langit

Dia terlihat bingung dan bimbang karena ucapan Anta, sedang berpikir mungkinkah benar kalau Langit menyukai dirinya dan bukan semata-mata hanya setuju beprura-pura pacaran karena ingin membantunya saja. “Bagaimana kalau itu benar? Apa yang harus aku lakukan?” tanya Bintang kepada diri sendiri. Bintang menghela napas frustasi, hingga menoleh ke jendela di mana ada origami berbentuk bintang tergantung di sana. “Langit, jika kamu benar-benar menyukaiku, aku harus bagaimana menyikapinya?” ** Siang itu Langit di rumah karena tidak masuk sekolah, tentu saja sang mimi tidak akan mengizinkannya ke sekolah dengan kondisi babak belur.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

ujar Langit. Bola mata Sky berbinar puas. “See.. saya bilang juga apa. Pasti enak.” Ia lalu melanjutkan, “Itu favorit ibu saya soalnya.” Kunyahan Langit terhenti. Macaron itu mendadak mengganjal di tenggorokannya. Ada pahit yang tidak ada hubungannya dengan coklat atau pistachio yang Langit makan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Ia berbicara dari sebuah rumah kayu di pinggir danau yang membeku. “Di tempatku,” katanya, “langit selalu kelabu. Tapi ide kalian membuat langit itu terasa biru. Aku ingin belajar tentang Madrasah Langit. Dan suatu hari, membawanya ke sekolah-sekolah kecil di utara sini.” Sinta tersenyum, dan membalas, “Langit tak pernah benar-benar kelabu jika kita belajar membaca cahaya di baliknya.”
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
Pura-pura Bukan Bangsawan

Pura-pura Bukan Bangsawan

"Sora? Kenapa menggunakan nama itu?" "Sora memiliki arti langit. Aku ingin dia memiliki cita-cita dan harapan setinggi langit, supaya nanti ketika dia jauh, dia jatuh di bintang-bintang." Yuuji memang suka dengan segala hal yang berbau langit. Bahkan setiap jam kosong yang Yuuji punya, pasti Yuuji gunakan untuk memandang ke arah langit dan mengabadikannya menggunakan sebuah kamera.
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

Istri Pengganti Untuk Calon Iparku

ucapan Pelangi terhenti saat suara Langit terdengar lembut namun, sarat makna. "Obati luka di kening kamu. Jangan lupa makan, aku tidak mau kamu sakit. Agar tidak sulit untukku menyakitimu. Satu lagi jangan kamu pikir aku sudah luluh dengan kebaikan yang kamu berikan ini padaku, aku tidak akan mengubah apa pun. Kau tetap wanita yang akan kekal dalam hatiku dengan kebencian, bukan dengan cinta." Ujar Langit lirih penuh penekanan. "Jangan senang dulu. Aku makan bubur ini bukan berarti aku menyukainya, tapi aku hanya ingin menghargai kamu yang sudah membuatnya." Lanjutnya menyambar mangkuk berisi bubur.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
Rafli123
Hai, ini adalah buku k'6 aku. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian, 5 komen pertama akan mendapatkan kejutan. Selain itu, yuu! Kalian pilih dan dukung. Apakah Pelangi bersama dengan Langit? Atau Pelangi bersama dengan Rizky?
MOON
ide ceritanya bagus, tapi kok banyak sekali miss informasi. kalopun ini sekedar fiksi, plis donk jangan bikin hukum islam asal2an seenak jidat. gak usah sok2an nulis background islami kalo kamu emang gak tau
Baca Semua Ulasan
Dendam Penguasa Langit

Dendam Penguasa Langit

Panglima Istana Langit Ketujuah, orang kepercayaan Kaisar Langit Ketujuh. Panglima Yu Huang menatap Su Chen dengan sorot mata serakah. Dia menunggu. Menunggu waktu yang tepat. Butiran keringat mulai muncul di dahi Su Chen. Biji Keabadian memancarkan cahaya keemasan yang lebih menyilaukan mata. Biji itu berdesir seperti akan meledak dan menelan Su Chen yang akan menerobos. Melihat situasi genting yang dialami Su Chen, Panglima Yu Huang mencibir. “Saatnya mengakhiri kekuasaanmu. Semua milikmu akan menjadi milikku,” gumam Panglima Yu Huang.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai sebutan untuk penyuka langit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status