Kamu yang Kucintai
suara Arsel terdengar berat dan mulai gusar.
"Nggak usah. Besok saja. Sudah ya, Bang. Aku sudah mengantuk."
"Kim, sebentar."
"Aku ngantuk, Bang."
Arsel menghela napas pelan. "Baiklah. Selamat tidur, Sayang. I love you."
"Iya. Selamat tidur juga, Bang. Assalamu'alaikum."
Klik. Panggilan terputus sebelum Arsel menjawab salam.