Bastard Sister
“Pasti jabatannya sudah tinggi ya, Si? Nggak kaya aku ini.”
“Cuma supervisor warehouse, Tang. Tiap hari ngurusin barang-barang material. Ya, semen, baja ringan, atap seng. Kerjaannya laki-laki.”
“Keren, dong! Wanita hebat kamu,” puji Lintang sembari membelokkan motor untuk memasuki halaman sebuah rumah bercat abu-abu yang pagarnya tak ditutup tersebut.
Hot Chapters