Tetanggaku Luar Biasa
"Sis, saya, ngomong gitu, bukan cuma ke kamu aja. Ke semua yang baru belajar jualan, saya pasti ngomong gitu. Apa itu paksaan? Kalo emang kamu, nggak bisa, nggak mau, ya tinggal bilang nggak mau. Apa saya memaksa kamu belanja dalam jumlah banyak? Nggak, kan?"
"Tapi, waktu itu Mbak Ajeng bilang, jualan saja nanti …."
"Allah yang menggerakkan hati pembeli untuk membeli dagangan kita," potongku cepat. "Semua orang jualan juga emang prinsipnya gitu, kan? Asal kita rajin promosi, nggak malu nawarin produk kita, sambil berdoa, inshaa Allah, ada aja pembeli, kok. Ada yang salah sama omongan saya? Mas Reyhan? Ibu? Arif?"