Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
7 Sumpah

7 Sumpah

Semoga tenang kau di sana Selamanya Aku selalu mengingatmu Doakanmu setiap malamku Semoga tenang kau di sana Selamanya Kini sendiri di sini Mencarimu tak tahu di mana Semoga tenang kau di sana Selamanya Aku selalu mengingatmu Doakanmu setiap malamku Semoga tenang kau di sana Selamanya Kemarin -- Seventeen - 7 Sumpah -
9.96.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai seventeen still lonely
Baca
+Pustaka
Impossible Love

Impossible Love

ujar Sunny seraya tersenyum pada Aldo. Aldo tau hatinya terasa sakit saat dia menanyai soal hal ini tapi Sunny tetap tersenyum indah seakan tidak terjadi apa-apa. "Aku juga tidak punya adik jadi bebas tinggal sendiri tanpa harus mengkhawatirkan sesuatu" sambungnya seraya berbaring di kasurnya. "Begitu, oh ya.. kau bilang aku temanmu saat SMP kan?" tanya Aldo yang dibalas anggukan oleh Sunny.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai seventeen still lonely
Baca
+Pustaka
I'm Alone in This World

I'm Alone in This World

Allya tidak memiliki teman di akademi ini, karena itulah dia masih diam di kelas. "... Seharusnya aku tidak menerima ini. Sangat canggung dan tidak ada teman ha.." gumam Allya. Selama lima menit berlalu masih tidak ada yang berubah di antara keduanya. Mereka masih dalam posisi masing-masing. "... Kenapa kau masih di sini?" tanya Vero. "Aku tidak tau tempat ini dan tidak punya teman, jadi kenapa aku harus keluar jika nanti tersesat.."
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai seventeen still lonely
Baca
+Pustaka
Tujuh Tahun Diselingkuhi

Tujuh Tahun Diselingkuhi

Bergegas kuberlari ke kamar mandi karena sudah tak mampu lagi menahan isi perut, tanpa menghiraukan gedoran pintu yang di ketok bertalu-talu, kukeluarkan seluruh isi perut dengan air mata berderai. Kutumpahkan air mata di dalam ruangan yang rapat kututup pintunya, air kran kunyalakan untuk mengaburkan isakan yang tak mampu kuheningkan. 'Allahu akbar sesakit ini rasanya sebuah penghianatan, andai bisa memilih mungkin aku akan memilih untuk dikuliti tubuhku, daripada digerus hati ini yang entah sampai kapan akan berakhir rasa ini,' gumamku pilu di tengah isakan memperihatinkan.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai seventeen still lonely
Baca
+Pustaka
Setahun Tanpa Sentuhanmu

Setahun Tanpa Sentuhanmu

Satu pun tak bersisa, meskipun itu video pribadi milik Yustina. "Kalian, ya!" geram Yustina. "Kenapa?" bentak Farel disertai delikan. "Kenapa, sih, kalian terus memojokkan aku?" Suara Yustina mulai bergetar, menahan tangis. "Yus, sadarlah. Usiamu semakin tua dan kelakuanmu harus berubah jika ingin punya masa depan dan membangun keluarga yang baik. Carilah lelaki yang benar-benar mencintaimu dan masih single. Jangan lagi mempermainkan hati semua orang apalagi menyakitinya. Kamu sudah kehilangan banyak dengan tingkahmu selama ini bahkan bayi yang kamu miliki saja sudah tiada. Apa kamu juga akan kehilangan kami sebagai sahabatmu dan sebentar lagi kamu pasti kehilangan keluarga jika terus-terusa
1093.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai seventeen still lonely
Tampilkan Ulasan (7)
Baca
+Pustaka
pramudining
Bab terakhir publish hari ini, ya. terima kasih sudah berkenan membaca ceritaku. untuk sahabat semua yang sudah memberikan gem dan juga membuka bab berbayar, semoga rejeki kalian dilancarkan. jangan lupa baca cerita ku yang masih on going judulnya SANG PENARI PUJAAN HATI. LOVE YOU ALL
Ribu Nangin
Kak ma.f ya kau sayang lancang. saya suka novel cerita habis kayak berapa novel saya baca .semua habis klu di novel ini saya tggu sehari baru appfit . saya ada 4 atu 5 judul saya baca paling sebab atu dua bab akan appfit. saya doa pendek jln cerita paling brp jam saya sudah selesaibac
Baca Semua Ulasan
My Unlimited Love

My Unlimited Love

Alias dua belas tahun penantian tak berujung ini hanya demi seucap kata: maaf. Hanya itulah permintaanku, bahkan dalam mimpiku hingga serasa mau mati suri saja seperti minggu kemarin. Aku melanjutkan latihan yoga-ku dan melanjutkan menonton layanan drama streaming di kamar kostku yang serasa surga kecil bagiku yang penganut aliran hidup modern minimalist ini. Tidak ada AC, tidak ada TV. Hanya dua lemari pakaian plastik, satu koper yang kujadikan meja laptopku dan tentu saja koleksi buku yang setia menemani di kala bosan menerpa.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai seventeen still lonely
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status