Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MEMORY

MEMORY

Jordan mengetuk kepala Violet menggunakan jari telunjuknya sebanyak dua kali, sedangkan Violet hanya terkekeh, menandakan tebakan Galang benar adanya. Galang sendiri bingung, adiknya yang di cap memiliki ingatan yang buruk bisa-bisanya ingat tentang uang dan bunga. Apalagi kalau ada teman yang meminjam uang dan tak mengembalikannya di hari yang telah di janjikan, di pastikan Violet benar-benar akan menagihnya. Bahkan ia menagih seperti tengah menerror. Bayangkan saja di ikuti terus-menerus, di samperin di manapun kalian berada, dan yang paling gila, Violet akan berdiri di depan rumah kalian di malam hari dan mengetuk pintu. Maka dari itu, jarang orang akan meminjam uang kepada Violet. Ingata
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Amnesia

Pura-Pura Amnesia

ucap Amanda lagi sambil menyebutkan nama ibu Logan, mertuanya. Francesca kembali menunjukkan raut bingung. Ia menyelipkan rambut pirangnya dengan ragu sebelum meletakkan bungkusan yang ia bawa ke atas meja di dalam ruangan itu. "Sejujurnya, aku belum mengetahuinya. Apakah itu benar?" ucapnya seraya mendekat ke arah ranjang Amanda dengan nada menyesal. Logan ikut mendekat dan mengangguk. "Itu benar. Amanda saat ini sedang mengalami amnesia. Jika ia mungkin berperilaku tak seperti biasanya, kuharap kau memaklumi itu."
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Under His Darkness

Under His Darkness

Namu, untungnya, yang dia temukan hanyalah pantulan dirinya sendiri. Bagi Nayla, dunia menyusut menjadi satu sumbu, yaitu Damian. Ingatan tentang Nathan mengelupas perlahan, luntur seperti cat tua diguyur hujan. Yang tertinggal adalah denyut berat, terukur, dan menancap sangat dalam ke bagian tubuhnya. Getarannya lambat, tapi sampai ke lapisan jiwa yang paling tersembunyi. Setiap gelombang kenikmatan kiranya sudi mengusik getir, menyalakan rindu, dan menambah candu. "You're mine, Amore," lirih Damian.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Hidden Secret

Hidden Secret

jelas Liana kepada papa agar tidak terlalu khawatir tentang keadaannya. Ketika semua orang sudah beranjak tidur, dan mulai bergantian untuk berjaga di malam hari. Suara burung hantu tiba-tiba mengejutkan Liana. Ia terbangun dan mulai turun dari ranjangnya. Entah mengapa, Liana seperti mengingat sesuatu. De javu… Ingatan itu, ia dapatkan ketika tertidur setelah terpental di hari saat kaldera Toba tertutup batuan beku. Liana singah di beberapa tempat, beberapa kejadian mengerikan pun ia saksikan.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Our Sweet Memory

Our Sweet Memory

"Taman ini...." Kenapa ini seperti dejavu? Gue kaya pernah liat ini. Tapi dimana? Tanya Kenan dalam hati. "Taman yang design nya hampir sama dengan taman waktu Meira ngidam sosis bakar." Sambung Meira yg membuat Kenan tercekat. Bagaimana bisa? Kenapa semirip ini? Meira bilang hampir sama. Bagi gue, ini sama persis. "Oh ya? Apa Keira pernah meminta sosis bakar di taman seperti ini waktu masih di perut mami, pi?" tanya Keira disambut ucapan gugup Kenan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Valentine & Memories

Valentine & Memories

"Apa maksudmu ?!" "Ck, jangan berbohong aku punya buktinya." Zyan jalan mendekati Meera yang masih duduk di tempat tidur. Mata Meera melebar melihat layar ponsel Zyan. Dia melihat dirinya sendiri yang sedang menutup mata dan menyebutkan nama Zyan beberapa kali. "Jadi kau bermimpi apa ?" "Eh itu ehm...it-u___" "Ck, bilang saja jika sudah bermimpi melewatkan malam indah bersama."
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Sisi pria dominan Surya yang waspada segera menajam saat melihat gestur Yuki yang sangat berhati-hati. "Tuan Surya," bisik Yuki. "Di kedalaman Sektor 7, wilayah yang dulunya adalah tempat pembuangan 'Draf Gagal' Sang Penulis, kami mendeteksi adanya pergerakan yang tidak wajar. Sebuah faksi yang menyebut diri mereka 'The Shadow Editors' mulai mengumpulkan partikel tinta hitam yang tersisa. Mereka tidak menyerang secara fisik, melainkan melakukan 'Pencurian Narasi'—menghapus memori tentang keberhasilan rakyat kita dan menggantinya dengan keraguan akan kebebasan mereka."
701 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Umpat ayahnya sembari memperlihatkan senyum yang menyeramkan. Tubuh Reviline bergetar dengan sendirinya menyadari bahwa ia tidak bisa menahan tangisnya terlalu lama. Kilas baliknya begitu cepat hingga jerit keputusan begitu terdengar dari telinganya. Berulang kali hingga frekuensinya mengecil dan kemudian menghilang. Potongan puzzle dimana setiap sudutnya begitu asbtrak, memori masa lalu yang kelam begitu kental didalamnya. Hingga dia melihat siluet orangtunya mulai mengabur dari pandangannya.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Remember When

Remember When

Cairan bening yang tengah menggenang dipelupuk mata Dante lolos ketika melihat adanya bekas darah di antara kedua paha Olivia. “Kumohon buka matamu, Via.” Dante mulai terisak. Cairan bening yang meluruh makin deras membasahi wajah tampannya. Pikiran dikuasai dengan prasangka buruk “Tolong buka matamu untukku, Via.”
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status