Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Days to Remember

Days to Remember

Aku hanya iya-iya saja pada kata-kata pengantarnya. "Oh ya, materi yang tadi itu, ada yang terlewat loh! Kita sudah pelajari sejak hari pertama masuk, kamu nggak punya jadwal 'kan?" ungkapnya terlihat manis. Mengingatkanku yang tidak masuk pada hari pertama sekolah. "Ya?" tanyaku masih bingung. "Oh iya, nama saya Yami, boleh kenalan nggak! Dari tadi udah ngomong panjang lebar tapi kita belum kenalan nih," ralatnya tersenyum.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as memori
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

"Eh iya juga sih hehehe. Ya aku cuman mau ngingetin aja sih, siapa tau kan lupa hehehe." "Gak kok mas, aku gak mungkin lupa. Lagian aku juga pengen spend my time only with you hehehe." "Bisa aja sih kamu ini bikin melelehnya. Tahu gak? Aku udah meleleh kaya es batu yang di taruh di tengah gurun sahara." "Ya ampun..." "Hahaha."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as memori
Read
+Library
REUNI

REUNI

"Terus nemu?" "Ada, gue liat tadi... Siapa ya namanya..." Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Wajarkan kalau aku agak lupa? Satu-satunya yang nggak bisa lupa ya Tama. "Rini kalau nggak salah," lanjutku ragu. "Kok kayak nggak yakin gitu? belum juga punya anak nama teman sendiri udah lupa."
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 393 Times as memori
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
Di Sudut Memori

Di Sudut Memori

Aku juga harus kembali mengingat Dwiyan yang seharusnya sudah kulupakan. Kusimpan rapat-rapat memori itu di dalam pikiran. Pada sudut memori yang tidak tersentuh dan terjangkau orang lain. Aku tidak pernah kepikiran untuk melupakannya. Itulah mengapa aku menyimpannya di ruang terdalam yang sama sekali tidak tersentuh.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as memori
Read
+Library
Memory

Memory

"Aku pikir cintanya tidak akan mati, harapanku terlalu tinggi." Pak Aksara tertunduk, seperti ada kesedihan yang begitu mendalam. Bertemu dengan Soraya tadi siang--di kantor kepala sekolah, seolah membangkitkan rasa patah hati bertahun-tahun lalu. Kenangan yang terus menggerogoti pikiran. Untaian memori masa lampau, marasuk kembali, mengingatkan pada peristiwa pahit. Tidak hilang, tidak tergerus sedikit pun oleh waktu. Aku pun terjebak lama di dalamnya.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 265 Times as memori
Read
+Library
Mémoire

Mémoire

Semua orang tentu saja tidak bisa mengerti tentang kecemburuannya, kondisi amnesia Liam membuat pria itu tidak menyadari siapa Sèanne dan apa hubungan mereka di masa lalu. "Kau mungkin belum mengetahuinya, maka biarkan aku memberitahumu. Sejak kecelakaan beberapa tahun Liam kehilangan sebagian ingatannya. Dia sama sekali tidak mengingat Sèanne atau bahkan aku. Ini merupakan keberuntunganku, aku bisa memilikinya meski harus melihat Sèanne tersiksa dengan kemesraan kami." Ruby memghentikan kalimat untuk menyesap kembali whiskey di gelasnya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as memori
Read
+Library
Hippocampus

Hippocampus

Jadi, aku akan tetap menepati janji itu hari ini. "Kemampuan ini tidak bisa disebut menerawang, karena yang muncul di otakku adalah potongan adegan dari orang yang bersentuhan denganku," jawabku, "Dan ingatan yang bisa kubaca bergantung pada berapa lama aku menyentuh target.” Gabe menelengkan kepalanya seolah sedang menimbang apakah aku sedang berkata jujur atau bercanda. Lalu dia memasang wajah serius, yang artinya dia percaya bahwa aku berkata benar.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 179 Times as memori
Read
+Library
MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

Aku dan Alex duduk menatap Mama. Mama mengeluarkan ipadnya dan menunjukkan tumpukan foto-foto masa lalu. Mama berkata kepada kami, "Level 4 atau biasanya disebut dengan Level Memoria atau Ingatan itu seperti kalian membuka album masa lalu. Banyak ingatan atau foto yang tidak berguna, namun kalian harus memilih salah satu foto yang berguna. Lalu ambilah foto itu dan injaklah, maka kalian akan masuk ke dalamnya seperti kalian ada di masa lalu."
108.7K viewsOngoingAdded to Library 200 Times as memori
Read
+Library
Unforgettable

Unforgettable

"S-Sebelum Michael datang, kau ingat?" Anna terdiam sebentar lalu segera teringat oleh kata-katanya saat Brandon mengajaknya untuk mengulangi semuanya dari awal. 'Asal kau tau ya, sejak beberapa hari yang lalu, aku sudah—' Kalimat itu seketika terputar kembali dalam benak Anna. "Astaga bahkan Brandon masih mengingat ucapanku saat itu," pikir Anna dalam hati.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 318 Times as memori
Read
+Library
Me

Me

Meski Rebin meyakinkan kalau itu bukan kesalahan Lea, Lucia bersihkukuh untuk tidak membiarkan Rebin mengajak Lea agar tinggal dirumahnya. Lea menjalani aktifitasnya seperti biasa, Lea memiliki paras yang cantik dengan tubuh atletis dan enchepalon yang memiliki DHA luar biasa. Dia benar-benar gadis luar biasa dengan ingatan sempurna. Setidaknya begitulah yang dilihat Rebin kala itu. Ya, Rebin tidak salah, karena Lea memang gadis yang seperti itu. Meski sebenarnya dia memiliki Short Memory Syndrome. “ Nyonya, Waktunya makan.” Sahut seorang pria yang mengetuk pintu kamar Lea. Dia memanggil Lea dari luar pintu kamar.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as memori
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status