Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unforgettable

Unforgettable

"S-Sebelum Michael datang, kau ingat?" Anna terdiam sebentar lalu segera teringat oleh kata-katanya saat Brandon mengajaknya untuk mengulangi semuanya dari awal. 'Asal kau tau ya, sejak beberapa hari yang lalu, aku sudah—' Kalimat itu seketika terputar kembali dalam benak Anna. "Astaga bahkan Brandon masih mengingat ucapanku saat itu," pikir Anna dalam hati.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 351 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

Aku menatap kosong pada sandal wedges dengan double strap warna beige kesayangan Ibu. Andai Ibu masih hidup, pasti dia akan memakainya setiap saat. Detik berikutnya, entah mengapa aku tiba-tiba melihat bayangan hitam, seperti kaset rusak yang berputar di kepalaku, aku melihat Sarah berlumur darah. Mulutnya dan kepalanya penuh dengan darah. Kulihat Sarah di dekap erat oleh Satria, lalu bayangan itu hilang memudar begitu saja.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Penyihir Hitam

Kembalinya Sang Penyihir Hitam

" Dengan shadow aura semua otot yang ada tubuh Allein akan semakin kuat, karena sihir hitam kini menyelimuti seluruh tubuhnya tentu saja kecepatan dan tenaganya akan bertambah pesat. Allein tak menyia-nyiakan kesempatan ini, kini setelah menggunakan shadow aura dia bisa menghindari pukulan ogre hijau yang membabi buta dengan sangat mudah. Karena penglihatan ogre hijau belum kembali setelah terkena lemparan tanah, Allein tak ragu dia langsung menebaskan pedang yang tadi telah dicabutnya dari pohon ke arah kedua kaki ogre hijau.
7.89.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Di Sudut Memori

Di Sudut Memori

Aku juga harus kembali mengingat Dwiyan yang seharusnya sudah kulupakan. Kusimpan rapat-rapat memori itu di dalam pikiran. Pada sudut memori yang tidak tersentuh dan terjangkau orang lain. Aku tidak pernah kepikiran untuk melupakannya. Itulah mengapa aku menyimpannya di ruang terdalam yang sama sekali tidak tersentuh.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Namun, di dalam hatinya, ia merasa bahwa suara dari masa depan itu—suara dirinya sendiri—adalah satu-satunya kompas yang bisa ia percayai sekarang. Perjalanan menembus Shadow Forest terasa seperti berjalan di dalam mimpi buruk yang tidak ada ujungnya. Pepohonan di sana tidak lagi terbuat dari kayu, melainkan dari sisa-sisa logam yang telah menyatu dengan jamur bercahaya yang memakan radiasi. Lilia harus berhati-hati melangkah, karena tanah di bawahnya sering kali merupakan jebakan kabel saraf yang bisa menjerat kakinya kapan saja.
471 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Cahaya pedangnya kini bukan lagi ungu cerah, melainkan putih pucat yang tidak stabil. Dari balik kabut pasir, muncul sosok-sosok bayangan. Mereka tidak memiliki wajah, hanya bentuk manusia yang terbuat dari asap hitam. *Shadow Sentinels*—penjaga dimensi yang memakan sisa-sisa memori manusia yang tersesat. "Tetap di belakangku," ucap Hamin.
896 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Beautiful Darkness

Beautiful Darkness

Ia menyelimuti tubuh mereka berdua dan bergabung dalam alam bawah sadar tak setidaknya dua jam setelah Ele terpejam terlebih dahulu. Selama dua jam Van menghadapi malam yang panjang dengan banyak pikiran yang memenuhi benaknya. Ia mengulang kembali memori di masa lalu di mana ia adalah sosok brengsek yang telah menghancurkan masa muda kekasihnya. Ia mengingat-ingat lagi kesalahannya semasa sekolah. Ia ingat tentang taruhan, video, dan fakta bahwa ia sendiri yang membuat Ele dikeluarkan dari sekolah.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Legenda Sang Genius Immortal

Legenda Sang Genius Immortal

Di bawahnya, hanya beberapa langkah jauhnya, Shin Tian duduk bersila, tubuhnya diliputi cahaya meditasi yang lembut. Teknik Bayangan Tertutup Dimensi membuat keberadaannya tak terdeteksi, bahkan oleh mata paling terlatih sekalipun. Namun mata Red Shadow menembus segalanya—dan untuk pertama kalinya setelah waktu yang begitu lama... ...ia merasa ada sesuatu yang mengusik hatinya. “Mata itu...” bisiknya, suaranya terdengar seperti helaan napas angin. “...terlalu mirip dengan Luo Jin muda.”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
The Shadows Man

The Shadows Man

Pada detik yang sama, di bawah rembulan malam. Zero masih berdiri tegak sambil menutup mata dan sekujur tubuhnya terasa kaku. Sisa keringat bekas bermain bola itu masih membuat tubuhnya basah. Kemeja yang ia kenakan terlihat mencetak dada karena keringat yang menempel. Satu rasa yang paling menggetarkan hati adalah sebuah desahan yang semakin jelas di telinganya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

Kenichi mendekatkan tangan Seika ke arah tangan laki laki pingsan tersebut. Akira dan anak buah Kenichi menatap semakin heran. Apa yang sebenarnya terjadi?. Seika tersentak ketika merasakan kulit dingin ditangannya lalu mulai menekan dan berkonsentrasi, ia bisa mempercerpat alur memori masa lalu orang yang disentuhnya jika ia berkonsentrasi tinggi, sehingga ia tidak begitu takut akan memori mengerikan yang masuk ke pikirannya, karena memori tersebut seperti kaset film yang dipercepat, kita mengetahui inti dari sebuah film namun tidak merasakan perasaan yang ingin disampaikan oleh film tersebut. Seperti itulah kira-kira yang dirasakan oleh Seika.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai shadow of memories
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status