Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shirea

Shirea

“Apa—bibi akan pasrah begitu saja?” “Jika saja ada cara lain untuk mencegah hal itu.” Ia tersenyum masam sambil menerawang. “Oh iya, siapa namamu?” “Valen Trish,” sahutku. “Namaku Agatha. Senang bertemu denganmu Valen, jika kau butuh gaun kau bisa datang kemari,” ujarnya tersenyum. “Sekarang pulanglah. Kau butuh istirahat.”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as sheepishly
Read
+Library
Rapuh

Rapuh

Plak Siska murka dengan perbuatan Dimas yang melakukan sesuatu yang membuat harga dirinya tercoreng, Siska malu dengan pandangan orang-orang yang melihat dirinya bersama Dimas. "Kurang ajar Lo, ya!" maki Siksa memberikan pukulan beberapa kali di dada bidang Dimas. "Auu, sakit tahu! Lo kenapa si bar-bar banget sama Gue?" tanya Dimas menghentikan perbuatan Siska. "Lo itu yang bikin Gue emosi, apa-apaan Lo! Pakek sentuh-sentuh bibir Gue seenak jidat Lo, Lo pikir bibir Gue gratis apa?!" maki Siska dengan penuh emosi.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as sheepishly
Read
+Library
Remorse

Remorse

PLAAAK “Sakit bego!” Yunia mulai mengumpat dengan tangan yang mengusap bahu kanannya. “Ngumpat terooos!” Dengan ekspresi puas Nadya menjulurkan lidahnya sengaja. Masih dengan senyum manis, ia kembali menikmati penderitaan dari korban pukulannya itu. “Seneng amat mbak, kualat entar bahagia di atas penderitaan orang!”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as sheepishly
Read
+Library
YOU

YOU

sapa Kesya ramah setelah berdiri di samping Sheila. Sheila melirik Kesya dari ekor matanya. "Apa binatang buas yang menggigit mu hingga memerah?" nada sinis menghina terlontar di bibir Sheila ketika melihat bekas kemerahan di bagian leher dan dada Kesya. "Apa kau mulai merendah diri sehingga menginjakkan kaki di dapur pelayan?" balas Kesya membalas pertanyaan Sheila dengan pertanyaan tanpa menghiraukan hinaan wanita itu.
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 258 Times as sheepishly
Read
+Library
Fake

Fake

Laura mendekati sumber suara karena rasa kepo luar biasa yang dimilikinya. “Shen, ayolah jangan kayak gini. Aku ngerasa serba salah jadinya, kamu ngertiin posisi aku dong.” Ayana mencoba menautkan jemari mereka berdua, tapi Shena menghindar. Gadis hitam manis itu mengerut menunjukkan wajah sedihnya.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as sheepishly
Read
+Library
Dosa Dalam Pelukan Brondong

Dosa Dalam Pelukan Brondong

Sheana tersenyum miris tanpa sadar. Kalimat itu meluncur begitu saja, tanpa filter. Tapi saat selesai mengucapkannya, Sheana tersentak kecil. Seolah baru sadar sejauh apa ia membuka dirinya. Ekspresinya berubah. Sorot matanya, yang tadi terbuka dan jujur, mendadak tertutup. Ia menunduk, menyembunyikan pipi yang mulai memanas. "Maaf," gumamnya pelan. "Aku nggak seharusnya ngomong macam-macam."
1.6K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as sheepishly
Read
+Library
ASHOLE

ASHOLE

Gadis itu bahkan sampai mengernyitkan dahi. "Kamu gak suka es krim?" "Suka, kok, suka," ucap Rio seraya terkekeh. "Terus kenapa ekspresinya kayak kaget gitu?" Rio menggaruk tengkuknya yang sebenarnya tak gatal. Cewek itu memang banyak tanya, ya. Bikin bingung manusia bergender cowok untuk menjawabnya saja. "Oh, itu, anu, mengingatkan dengan suatu hal," jawab Rio asal saja. "Aku ngerasain deja vu tadi," dusta Rio dengan sangat meyakinkan.
102.9K viewsOn holdAdded to Library 67 Times as sheepishly
Read
+Library
Penyesalan

Penyesalan

Beberapa detik kemudian Alisya tersadar dan buru-buru berdiri tegak. "Ma-maaf ... aku nggak sengaja," ucap Alisya terbata-bata. "Nggak apa-apa. Aku juga salah. Aku buru-buru, jadi nggak liat jalan. Maaf, ya. Kamu baik-baik aja, 'kan?" tanya lelaki itu.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as sheepishly
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status