EUFORIA
Tanpa basa-basi, Wanda menggapai tubuhku dan memeluknya begitu erat.
“Maaf, Adrian. Bolehkah sejenak aja tante pinjam pelukmu?”
Perlahan, tanganku terangkat, membalas dekapannya dan menepuk-nepuk punggung Wanda.
“Nggak apa-apa.”
“Tante dan Manda adalah satu, Adrian. Tapi, Manda jauh lebih baik dari tante. Itu fakta dan kamu benar.”
“Gue nggak bermaksud mengatakannya. Gue cuma sedang tertekan.”
Capítulos Populares