Si Buta Dari Sungai Ular
Penabur Pasir diam-diam menggeram dalam hati, "Bila saja orang tua keparat itu tidak memejamkan kedua matanya, aku bisa mempergunakan 'Pasir-pasir Neraka'-ku ini untuk mencelakakannya. Karena, pandangan orang yang kuserang dengan pasir-pasir kesayanganku inilah letak kelemahan. Tetapi, kedua matanya terpejam. Hingga rasanya, hanya sia-sia aku membuang butiran pasir yang kumiliki ini. Peduli setan! Aku harus menggabungkan kekuatan dengan Pemenggal Kepala."
Habis membatin begitu, kedua tangan Penabur digerakkan ke depan, ke atas, ke bawah dengan gerakan cepat dan menyentak. Perlahan-lahan terlihat kedua tangannya hingga siku memancarkan sinar hitam yang sangat pekat. Tanda dia telah mengerahka
Bab Populer