Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jurnal Sang Dokter

Jurnal Sang Dokter

Selain nilai yang lebih tinggi, rupanya Rey menyimpan misi khusus, dia ingin membuktikan rumor yang selama ini beredar, bahwa ada seorang mantan dokter aborsi yang dirawat di rumah sakit jiwa ini. Berita penggerebekan itu cukup viral, namun seperti kasus yang lain, lambat laun beritanya hanya seperti debu, menghilang tanpa ada kejelasan. Tidak ada yang tahu, apakah tenaga kesehatan itu berakhir di penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, atau masih dengan bebas berkeliaran di luar sana. Menghirup udara bebas, bahkan melanjutkan pekerjaan kotornya, padahal sebelumnya mereka adalah para jagal manusia yang dengan tega membunuh calon calon manusia tidak berdosa dengan cara berlindung
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
Diadopsi Om Dokter

Diadopsi Om Dokter

Tepat di depan sebuah ruangan, Kamila menabrak seorang dokter yang baru saja keluar dari ruangan itu. "Awas!" Dokter itu, Keent Andareksa, meraih pinggang ramping Kamila yang hendak terjatuh. keduanya saling membalas tatapan satu sama lain. "Dok, apa kau melihat kedua orang tuaku? Dimana dia?" Tanya Kamila. "Apa kau..." Belum sempat Keent menjawab, seorang dokter juga keluar dari sana. "Dokter Keent, kami tidak bisa menghubungi keluarga korban. Bagaimana ini?"
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
Dokterku Pemburu Roh

Dokterku Pemburu Roh

Tapi mereka semua sedang sibuk dengan banyaknya pasien dari berbagai daerah yang berbondong-bondong datang kemari. “Ken, kau bawa perempuan cantik. Pacarmu, ya?” tanya salah satu ‘Dokter’ dengan wajah penasaran. “Gila!” Ken menabrak ‘Dokter’ itu hingga jatuh lalu masuk ke ruangannya yang berada di lantai 3 tepatnya ujung lorong yang sangat sunyi.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
Rahasia Sang Dokter

Rahasia Sang Dokter

Ia baru saja hendak kembali berdoa ketika suara nyaring itu menyapa telinga Adam dan menimbulkan kepanikan luar biasa. Mata Adam lihat betul garis lurus itu. Garis horisontal berwarna merah itu terlihat jelas. Membuat Adam lemas selemas-lemasnya. 'Nggak! Tolong jangan di sini!" *** "Sudah dicatat waktu kematiannya?" sebuah pertanyaan yang begitu santai keluar dari mulut dokter Stefan. Membuat Adam membeliak setengah tidak percaya bahwa sosok itu bisa begitu santai setelah kehilangan satu pasiennya.
10140.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
Dok! Oh Dokter!

Dok! Oh Dokter!

"Apa yang terjadi? Apa benar seperti yang kubicarakan, gadis kecil sedang mendambakan cinta?" Sebelum aku menjawab, Winny terus bertanya. "Apa kamu sudah menemui dr. Jovan?" "Dr. Jovan?" Aku pura-pura bingung dan bertanya balik, Winny pun langsung mengatakan semua yang diketahuinya. "Ya, pria tampan itu. Aku sudah mencari tahu, dia itu dokter baru di kampus kita, lulusan PhD dari Fakultas Kedokteran Universitas Yanda!"
370.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.2K kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
Jodohku Dokter Galak

Jodohku Dokter Galak

Meski di WA sikap mereka biasa saja, tapi saat bertemu seperti ini nyali gadis yang mengenakan seragam putih itu ciut. "Itu pasien Tuan Andi, Dok," tunjuk salah satu dokter ke arah pasien yang urinnya dibuang Valentina. Buru-buru dia berdiri dan membuang cairan kotor itu ke kamar mandi daripada harus menerima pertanyaan yang biasanya diajukan oleh dokter residen kepada mahasiswa.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
TANGISAN CINTA

TANGISAN CINTA

kata dokter pada prilly " nggak nggak kalian nggak boleh membawanya karena dia masih hidup dia masih hidup " bentak prilly menangis sambil mendorong dokter itu hingga membuat dokter jatuh ke lantai " satpam satpam " teriak dokter Tak lama kemudian datanglah dua orang satpam yang kemudian memegang tangan prilly dan ingin membawanya keluar ruangan arif
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
My Bad Doctor

My Bad Doctor

Kebetulan saja, dia sedang sepi pasien dan area sekitar sana juga tidak banyak orang. “Nah, ini dokternya sudah ada. Silakan bertanya.” Manda menarik dokter lelaki yang masih bisa dibilang agak muda itu keluar dari ruangan. “Apa perempuan ini hamil?” Danapati langsung bertanya. “Kalau iya, apakah sudah bisa dilakukan tes DNA?” Sang dokter kandungan langsung terlihat pucat mendengar pertanyaan Danapati. Dia bahkan menatap Manda yang tersenyum lebar lebih dulu, kemudian kembali menarap Danapati.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
Cinta Rahasia Sang Dokter

Cinta Rahasia Sang Dokter

Yaitu perkelahian antar dokter. “Apa yang kalian lakukan?” Tuan Milano menoleh ke arah Emery dan Sienna secara bergantian. “Kalian berdua adalah seorang dokter. Tetapi, kelakuan kalian tidak mencerminkan layaknya seorang dokter. Melainkan seperti preman.” “Maafkan saya, Tuan,” sesal Emery. “Saya juga minta maaf, Tuan Milano,” ucap Sienna dengan penuh penyesalan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
My Partner of Doctor Mafia

My Partner of Doctor Mafia

El melihatnya memegang senjata api, apa itu hanya mimpi? seorang dokter, yang biasa memegang pisau bedah kini memegang senjata api. El terbangun dari tidurnya. Dilihat sekelilingnya nampak ruangan itu sangat dia kenal. Iya, sekarang El sudah berada di kamar tidurnya. El mengingat ingat kembali apa yang sudah terjadi padanya. Dia ingat waktu berada di gedung milik PT Drug ingin menyelamatkan pak Jhon dan yang lainnya.
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai sinopsis doctor prisoner
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mata aku langsung melebar begitu adegan-adegan terakhir episode 27–28 berjalan, karena semuanya terasa seperti papan catur yang akhirnya digerakkan sekaligus. Di dua episode ini, alur utama memusat pada Na Yi-je yang sudah hampir menutup lingkaran balas dendamnya: dia mengumpulkan bukti-bukti kuat tentang praktik korupsi dan kejahatan yang melibatkan pihak-pihak berkuasa di balik rumah sakit dan jaringan yang menjeratnya dulu. Konflik emosional juga menguat — hubungan yang selama ini jadi jangkar bagi Yi-je diuji ketika metode dan tujuan mulai berbenturan dengan moral orang-orang di sekitarnya.

Ada momen konfrontasi yang intens antara Yi-je dan tokoh antagonis utama, di mana strategi jangka panjang Yi-je mulai menunjukkan hasilnya, namun bukan tanpa pengorbanan. Akhir episode 28 tidak menutup semua benang cerita: beberapa rahasia terungkap, beberapa aliansi retak, dan ada cliffhanger yang jelas mengarah ke babak akhir. Intinya, dua episode itu terasa sebagai titik balik besar — kemenangan kecil sekaligus harga yang harus dibayar — membuat aku benar-benar tak sabar menonton kelanjutannya.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status