Dinodai Sebelum Malam Pertama
“Mister, menurutmu, aku ikut gak ya lomba pencak silat? Aku tak yakin bisa menang. Menurutmu, aku akan menang atau tidak?”
Salwa bermonolog, seolah ia berbincang dengan Daniel Dash malam itu. Padahal ia sedang berbicara dengan dream catcher.
Ia pun memilih merebahkan tubuhnya di atas kasur untuk tidur setelah merasa bosan bersenandika, berguling-guling di kasur, membaca buku dan bersenandung tak jelas. Meskipun malam itu ia kesulitan tidur karena terlalu berpikir lewah, ia memforsir dirinya untuk tidur sebab ia juga tidak ingin bangun kesiangan karena besok ia harus berangkat sekolah.