Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BEHIND

BEHIND

"Sedari tadi, kau telah tidur dalam ketidaksadaran. Kini waktuku untuk memejamkan mata barang sekejap." Lalu tak lagi kudengar suara baritonnya yang khas. Aku melangkah pulang lalu bersiap kembali untuk bertemu dengannya. Seharian menjaganya dan saat bulan bersinar terang dengan senang hati akan kuhisap seluruh darah yang kini masih kubiarkan mengalir dengan tenang. Setidaknya aku butuh tidur untuk memeluruskan badan, melepas segala penat akibat aktivitas remeh yang sering dilakukan.
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

Setidaknya, sampai kakiku benar-benar sembuh. Malam hari aku terjaga. Tidak bisa tidur dengan nyaman, setiap gerakan kecil terasa menyiksa. Kakiku masih terasa nyeri, dan posisi tidurku terasa tidak enak. Aku mencoba meraih gelas air di meja, tapi sialnya, jangkauanku tidak cukup. Aku mendesah frustrasi. Tanpa kusadari, Bang Fahad yang tadi tertidur di sofa bangun dan menghampiri. “Kenapa?” tanyanya, suaranya serak karena baru bangun tidur.
9.997.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Aku tidur sendirian di kamar, tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhku. Aku melihat jam dinding. Pukul 06.30 pagi. Aku segera bangun dan pergi ke kamar mandi, berjalan gontai karena otot-ototku terasa nyeri dan lelah. Saat sedang mandi, aku merasa lebih baik. Dinginnya air membantu menjernihkan kepalaku, dan rasa pusing itu perlahan menghilang. Aku menyadari betapa gilanya aku semalam. Aku telah melanggar semua batasan profesionalisme.
1081.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Gelora berbahaya Kakak

Gelora berbahaya Kakak

Hendak menghubungi, di sana pasti sudah tidur karena sangat larut malam. Melihat tangan yang berbal ut perban. Dirinya tersenyum mengingat semua yang terjadi. "Hampir saja aku menjamahnya!"
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Namun tetap saja, aku masuk sebentar untuk menarik selimut menutupi tubuhnya dengan lebih baik. Refleks saja. Tubuhku terlalu lelah, bila tidak, pasti aku menerkamnya sampai pagi. Aku menggeleng pelan dan tertawa kecil tanpa suara. "Lain hari... kamu tidak akan terlepas dari genggamanku bila masih tidur semerawut ini," gumamku dengan suara kecil, nyaris berbisik.
1039.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Aku Tidak Tidur, Mas!

Aku Tidak Tidur, Mas!

Sreeet. Kurasakan sebuah pergerakkan dari kasur di sampingku. Pelan memang, tapi dapat membuatku terbangun dari tidur yang belum begitu lelap. Dalam gelapnya kamar, dapat kulihat suamiku bangkit dari tidurnya. Ah ... pastinya dia terbangun karena kebelet buang air kecil saja. Sebaiknya aku melanjutkan tidur agar badanku yang memang sedang sedikit demam ini besok lebih segar lagi.
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 822 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

Getaran ponselku menimbulkan suara yang sebenarnya tidak terlalu kencang, namun cukup menganggu tidur nyenyakku. Mataku masih terpejam dan tangan kiriku meraba permukaan nakas untuk mengambil ponselku. Belum sempat kusentuh ponselku, getarannya mendadak berhenti, dan tanganku kembali ke tempat tidur seperti semula.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status