Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

Aku mendorongnya ke arahku, menggesekkan pinusku di pantatnya. “Juna,” dia mengerang dan meraih ke atas, mengambil tanganku dari payudaranya. Dia menyatukan jari-jari kami saat dia melanjutkan main jari. Aku menggerakkan tangan kami sehingga aku memegang tangannya, dan aku mendorong jari telunjuk kami ke dalam dirinya. “Oh, Tuhan.” Melepaskan payudara kirinya, saat kami melakukan finger-efking bersama, aku mencengkeram bagian luar selangkangannya dengan tangan kiriku, meremas jari-jariku ke dalamnya.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Terlalu Kaya dan Tampan

Terlalu Kaya dan Tampan

Seprai basah oleh keringat, rambutnya menempel di pelipis. Jam dinding menyala redup. 03.17. “Napas… tarik napas…” bisiknya, mencoba menenangkan diri. Tangannya gemetar hebat. Perlahan, ia mengangkat telapak tangannya sendiri. Hangat. Terlalu hangat. Seolah baru saja menempel pada sesuatu yang panas. Belum sempat ia mencerna mimpi itu, HP-nya bergetar di meja kecil samping kasur.
981 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Hanya saja, Gea tidak tahu harus menempatkan kepandaiannya dimana. Gea kembali fokus pada tulisan tersebut, begitu tertata rapi. 'Selamat siang istriku ....' Dikalimat pertama Gea langsung berhenti dan berpikir, "Apakah ini sudah siang?" gumamnya mencari tahu. "Ya ampun, sudah jam 1!" pekik Gea terkejut. Jadi dirinya tertidur selama itu, sejak pagi hingga siang hari. Ini melebihi kebiasaan tidurnya di malam hari yang hanya berdurasi paling lama 3 jam.
9.889.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Pick You!

Pick You!

Tanyanya sambil menyentuh sedikit bekas jahitan itu. "Sedikit, saat tidur. Mau miring, rasanya sedikit tertarik" Aku mengingat saat kemarin malam tidur beralaskan tikar di dalam tenda. Mau miring pun susah. Lagipula memang aku masih tidak boleh banyak bergerak.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Asmara untuk Abinawa

Asmara untuk Abinawa

Aku benar-benar malu. Sial. Karena terlalu malu dan canggung aku jadi tak bisa tidur. Aku ingin memperbaiki posisi tidurku namun takut mengganggu lelaki tua ini. Aku bingung harus melakukan apa. Lilin yang dibawa Ayah sudah mati sejak tadi tapi mataku masih sulit terpejam. Aku bahkan sudah menghitung domba sampai angka 100 namun naasnya dewa mimpi masih enggan datang kepadaku. Aku cukup frustasi dengan keadaan ini hingga kurasakan ada usapan tangan di kepalaku. Usapannya lembut meskipun tangan ini terasa kasar. Aku membeku dan otakku menjadi buntu. “Tidur Ta”, suara datarnya yang begitu dalam terdengar layaknya mantra. Usapan tangan dan suaranya membuat semua sarafku berelaksasi dan mataku m
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Sedikit memijit-mijit pelipis kirinya yang mendadak sakit dengan satu tangan. Semoga saja malam ini dia bisa tidur dengan nyenyak.
9.723.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 825 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

Suamiku Bukan Abang Ojol Biasa

Apa dia sengaja atau ini hanya refleks tidur? Aku mengerucutkan bibir, lalu menggeser guling di tengah sedikit lebih dekat ke sisiku, memastikan batas tetap ada. "Tanganmu awas aja kalau lewat batas lagi," gumamku pelan. Aku membelakanginya lagi, menarik selimut lebih erat. Aku benar-benar harus tidur. Tapi entah kenapa, aku merasa malam ini akan jadi malam yang panjang.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 242 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Fantasy World

Fantasy World

Pada sebuah batang pohon, aku menyandarkan tubuhku, kemudian duduk di sana sembari merilekskan badan. Aku melihat pada tangan kananku yang tidak dapat digerakkan. Tidak ada luka yang terlihat disana. Tampaknya tanganku terkilir. Tapi seharusnya dapat sembuh dengan cepat dengan regenerasi. Rasa lelah yang berlebihan berubah menjadi rasa kantuk yang perlahan menjadi semakin liar, mencoba menenggelamkanku ke dalam dunia mimpi. Tentu saja sangat sulit untuk melawannya. Tetapi sebelum terlelap terdengar suara yang menggema ke seluruh hutan “Ryan!”
9.86.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
THE HUMAN BEAST

THE HUMAN BEAST

terbuka lagi tetapi bantal saya memiliki garis-garis jelek yang besar dan bercak-bercak darah di atasnya. Alarm masih berbunyi seperempat jam lebih awal dari biasanya karena saya butuh seperempat jam lebih lama untuk bergerak di pagi hari daripada biasanya. Aku masih lelah sepanjang waktu. Oke, itu hanya mimpi buruk yang menghentikan saya tidur dengan benar. Ditambah mengkhawatirkan hal-hal seperti wajah saya di arsip globenet dan apa yang dipikirkan semua teman saya. Aku tidak kehilangan cukup banyak darah dari tebasan vampir untuk membuatku lelah seperti itu. Dan itu tidak terlalu menyakitkan. Itu hanya gangguan yang mengganggu.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Akad Nikahku

Rahasia di Balik Akad Nikahku

elakku dalam hati. Dengan cepat aku menyingkirkan segala rasa yang menyusup tiba-tiba ini, lalu kuambil majalah yang sempat terjatuh dan kembali mengipas. Lima menit, sepuluh menit, aku masih mengipas, hingga ia pun kembali menggeliat ketika tangan ini secara tak sengaja berhenti mengipas karena rasa kantuk yang mulai mendera dan mengakibatkan majalah di tangan harus kembali jatuh. Gerakan tubuhnya itu membuatku tersentak dan kembali mengipas saat menyadari dia kembali gusar, menit selanjutnya mataku semakin berat dan bahkan sempat terpejam hingga akhirnya harus kembali tersentak ketika Gendis lagi-lagi menggerutu dalam tidurnya. Anak ini benar-benar membuatku tak sempat walau hanya meletakk
1011.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai sleeping to my finger all the time
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status