Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah Liar Keponakanku

Gairah Liar Keponakanku

“Kenapa tak terpikirkan olehku. Orang-orang kuno memang jenius. Tentu saja, menopang pinggulnya dengan bantal. Hmm… mungkin ada bantal khusus yang bisa membuat Cassandra merasa nyaman saat bercinta nanti.” Marco mengetikkan sebuah laman website dimana menjual berbagai macam alat penunjang hubungan suami istri. Jemarinya terus menggulir tetikus yang ada di tangan kanannya. Tiba-tiba saja tangannya berhenti bergerak. Ia tersenyum saat melihat sebuah sofa dengan bentuknya yang sedikit aneh. “Baiklah. Aku akan memasukkannya ke dalam keranjang. Sandra pasti akan senang melihat sofa ini,” gumam Marco.
9.9442.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 16.4K Beses bilang sofa kantor
Ipakita ang mga Review (17)
Read
+Library
Chocoberry pie
hai ... hai! baca juga novel terbaru author yang berjudul "Menikahi Guru Killer" yuk. Kisah Alea, gadis SMU absurd yang terpaksa nikah sama guru math nya yang nyebelin. Bukan cuma kocak, tapi juga seru dan pastinya semakin lama semakin panas sepanas hubungan mereka. cuzz gaskan!
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Basahin ang Lahat ng Review
Janda Ceroboh dan Pengacara Dingin

Janda Ceroboh dan Pengacara Dingin

serunya sambil menunjuk ke arah sebuah toko besar dengan papan nama bertuliskan Informa. Bima mengikuti arah jarinya, lalu matanya melebar. “Itu… toko perabotan?” tanyanya tak percaya. “Iya dong! Aku kan belum punya lemari yang proper. Terus, rak sepatu juga penting. Nanti sekalian liat sofa baru juga, siapa tahu cocok.” Bima hampir menjatuhkan semua belanjaan dari tangannya. “Sofia… kita ke mal itu biasanya buat belanja baju, bukan furnitur rumah!” protesnya setengah putus asa.
1020.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 658 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Bos Besar Di Balik Meja Kuliah

Reagan duduk di sebuah sofa empuk yang megah. Tepat di tengah ruangan kerja berukuran besar yang didominasi oleh warna putih dan hitam ini. Dari kafe, kini mereka pindah ke salah satu gedung kantor pencakar langit di bilangan kota. Perusahaan milik wanita tadi Di tangannya memegang bolpoin dengan ukiran nama perusahaan berwarna emas di salah satu sisi.
1015.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 333 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
Sssttt! Orang Kantor Nggak Perlu Tau!

Sssttt! Orang Kantor Nggak Perlu Tau!

ujar Raffa dengan senyum lebarnya, dan langsung mengambil posisi duduk tepat di sebelah Cassandra. Cassandra hanya tersenyum tipis, merasa agak tidak nyaman. Satu hal yang tidak banyak diketahui orang di kantor: Cassandra sama sekali tidak punya toleransi yang tinggi terhadap alkohol. Tubuhnya mudah tumbang hanya dengan beberapa teguk minuman keras. Oleh karena itu, sejak awal acara, ia memilih bermain aman dengan hanya memesan segelas orange juice.
10883 viewsOngoingIdinagdag sa Library 24 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

Ada dudukan dari semen sepanjang dua meter yang di buat dekat pintu masuk samping kantin itu. "Masih sering bertemu Satria ya, Dik. Kalau mampir kemari?" tanya Kanzu pada Wafa. Karena selama hampir sepekan ini, baru hari ini, ia bisa menjemput Saka barengan istrinya. "Barusan tadi, juga. Aku lihat lagi dianya. Dari waktu kita ke Bogor pekan lalu." "Mas kalau lihat Satria itu, rasanya pingin ngajak duel," sunggut Kanzu melirik ke jendela kaca yang nampak Satria di sana.
105.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 163 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

“Sibuk banget ya, Bu?” “Sialan!” Kanaya bangkit dari duduknya. Melangkah menghampiri Cintara yang sudah duduk di sofa. “Awal kerja di kantor bokap gue tuh rasanya nyiksa banget tahu, nggak. Gue diplonco habis-habisan sama board of director-nya bokap. Mana nggak tanggung-tanggung pula nyiksanya. Nggak tahu apa gue anaknya yang punya kantor ini? Udah gitu, gue jadi jarang pacaran sekarang tahu, nggak!”
8.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 215 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
Bos, Kita Masih di Kantor!

Bos, Kita Masih di Kantor!

"Jangan konyol. Sofa itu terlalu kecil. Tidur di ranjang, aku tidak akan menyentuhmu." "Nggak apa-apa, Pak. Saya biasa tidur di mana aja," potong Lara cepat, menolak bernegosiasi. Ia langsung berjalan ke arah sofa, merebahkan tubuhnya yang lelah, dan memunggungi Damian.
1010.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 398 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER

Langit Kota sore itu berwarna kelabu, seperti menahan hujan yang belum mau turun. Di lantai dua puluh tujuh Gedung Santoso Global Corporation, suasana kantor sudah mulai lengang. Hanya ruang kerja milik Rafael Santono yang masih terang, cahaya lampu putihnya memantul di permukaan meja kayu jati penuh tumpukan dokumen dan map tebal bertuliskan Confidential.
105.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 140 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
Istri Gendutku Ternyata Pewaris Kaya Raya

Istri Gendutku Ternyata Pewaris Kaya Raya

Tentunya ibunya tak boleh melupakan hal itu, bukan? “Kamu … um … pakai status karyawan kantor saja! Ya!” Suara Sofia terdengar riang bersemangat, seakan dia menemukan rumus energi terbarukan paling canggih. “Kamu pakai alibi menemani ibu bos! Begitu saja, yah! Besok setelah pertemuan dengan Yohan dan petinggi kantor lainnya, oke?”
104.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 154 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Jerat Obsesi Empat Majikan Tampan

Masing-masing menenteng kotak pizza berukuran raksasa dan kantong plastik berisi minuman soda, seolah-olah mereka sedang berpiknik di tengah ruang pameran furnitur. “Wah, gila! Ini rumah atau lobi bank sentral?” seru Julian sambil meletakkan kotak pizzanya tepat di atas meja marmer yang baru saja dipoles. Elian berputar di tengah ruangan sembari menatap deretan sofa kulit berwarna abu-abu gelap yang ditata dengan presisi milimetris. “Davian, kau serius menaruh sofa ini begini? Ini terlalu kaku. Tamu yang duduk di sini pasti akan merasa seperti sedang menunggu giliran diinterogasi polisi,” protesnya kemudian.
109.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 207 Beses bilang sofa kantor
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status