Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ternyata Menantu Miliarder

Ternyata Menantu Miliarder

"Aku sudah terlalu lama menjadi orang miskin sampai tidak tahu caranya menghabiskan uang..." Kenzo sendiri memiliki tangan kanan bernama Melvin dan tangan kiri bernama Boris. Akan tetapi, ada satu lagi, dia lebih dari sekedar sekretaris pribadi Kenzo. Yap, dia adalah Sofia. Dan, di tengah keheningan itu, telepon Kenzo tiba-tiba berdering. Sofia memberitahu Kenzo dia tidak jadi mengajak pria itu menginap malam ini karena ada meeting darurat dari pihak Bank Platina.
9.677.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Janda Muda Tiba-tiba Jadi Istri Presdir

Janda Muda Tiba-tiba Jadi Istri Presdir

“Kak Ken tidak senang melihatku di sini?” “Bukan itu maksudku,” ujar Kenzo, merapikan dokumennya. “Tapi bukankah kamu sudah menyerahkan semua tugas dan jabatan ke Tomi setelah menikah? Aku tidak mengira kalau kamu bakal datang ke kantor lagi.” Kanza duduk di sofa tamu tanpa diundang. “Aku cuma ingin bicara soal tempat tinggal kita.” Kenzo menghela napas. “Kanza, ini kantor. Kalau ada urusan pribadi, lebih baik kita bahas di rumah.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Jawab Sofie dengan mimik muka kebingungan. " Belanja kebutuhan kantor?? bukankah ada OB ?? Sahutku sedikit ketus. "Hemmm...sebenarnya tadi kita ketemu clien di luar, udah kelar meeting yaudah si Sofie minta mampir ke swalayan ini buat beli kebutuhan kantor Sofie ..Bu." Sahut mas Dirga menyela. Aku tau semua yang mereka katakan hanyalah bualan belaka. Tapi aku harus menahan emosiku atas kebohongannya.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Bukan Sebab Cinta Ditolak

Bukan Sebab Cinta Ditolak

sokong Sofa. Zubaidah terdiam, “Aduh Juriah ke mana ya?” gumamnya bingung. “Tadi katanya mau makan bakso di kantin kampus, kantin di bagian mana Dek?” tanyanya kepada ketiga anak muda itu. “Kantin Cuma bukan sampai siang aja, Tante. Kalau sore udah gak buka lagi, tapi kalau Tante penasaran, ayo kami antar.” Ajak Sofa.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

"Sofa baru?" Kavia dan Javas saling pandang sesaat ketika melihat orang-orang suruhan Daniel mengangkut sebuah sofa yang masih terbungkus rapi dengan plastik. Orang-orang itu membawa sofa dengan kelir merah hati itu ke dalam rumah. "Pas kan diletakkan di ruang tamu kalian?" Daniel tersenyum bangga. "Ini papi impor langsung dari Italy loh. Masih satu produk sama sofa di rumah papi."
1031.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sofa kantor
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Falisha Irsan
author... itu si kavia kumaha deing?? kenapa gak bljr hidup lebih baik dan bljr dari yg SDH dialamin gitu. javas jg mana lagi.. gak laki bngt. gak mungkin dia gak tau kavia sesedih apa.walau Sdh ada kata akhir dr hubungan mrka. masak gak khawatir sedikit aja ke kavia.lanjut Thor..penasaran SEMANGAT!
lea indy
yg kangen om daniel, delotta, gyan, resta bisa baca ini meskipun resta berharap kbr resta di spill tipis tp sampai akhir gak ada ... tp gpp bagus ceritanya gak bnyk intrik yg gak penting. episodenya jg cukup. kavia itu kaya, cantik,bandel &beruntung. terimakasih author jd salah satu author favoritku
Baca Semua Ulasan
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Dia juga bersorak. Sopirku memarkirkan mobil dan dengan lembut membukakan pintu untukku. “Terima kasih,” ujarku, menggenggam tasku dan turun dari mobil, melihat bahwa aku sedang berada di depan salah satu gedung terbesar di Jakarta Selatan. Gedung itu juga merupakan lokasi kantor Perusahaan Santoso, yang sedang tidak dalam masa kejayaannya. “Apa?” tanya Fia, menginterupsi pembicaraannya mengenai palet warna.
9.286.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Lima Tahun Sebelum Tragedi Pernikahanku

Lima Tahun Sebelum Tragedi Pernikahanku

Lalu Kinan pingsan tanpa sebab sehingga dia tidak mengamati dengan jelas suasana ruang tengah ini. Sebuah sofa besar dengan bantal nan empuk didampingi dua single sofa diletakkan di bagian tengah ruangan. Ada sebuah rak tempat Nyonya Septa meletakan aneka macam souvenir dari berbagai negara. Memang kedua orang tua Saka adalah orang kaya dan sering melakukan liburan keliling dunia. Bukan hanya liburan bahkan bisnis mereka juga ada yang tersebar di beberapa negara.
1071.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Mafia di Tubuh Wanita Gila

Balas Dendam Mafia di Tubuh Wanita Gila

“ … apa perlu aku mengenakannya saat aku hanya berada di mansion saja?” “Kata siapa Anda hanya akan berada di mansion saja? Hari ini, Anda ada jadwal melihat-lihat keadaan kantor yang Anda kembangkan selama ini.” “Kantor? Aku memiliki perusahaan sendiri?” Helena baru tahu itu. Sofia menganggukkan kepalanya. “Sejak kapan aku memilikinya?” tanya Helena sungguhan tak mengetahuinya.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Office Hour!

Office Hour!

Ia lebih menyukai kantor dibanding apartemennya yang sepi. "Sofia, tolong cek naskah ini dulu, ya. Baru masuk. Nanti kamu kasih tahu saya resensi dari naskah itu, ya." Tanpa menoleh dari komputernya, Sri memberikan amplop coklat pada Sofia yang juga sedang memandangi kata-kata di aplikasi Word di komputernya. Di sisi lain kantor, Rudi dengan ikat kepala favoritnya sibuk berkutat dengan ilustrasi sampul buku terbaru. Sesekali ia bersenandung lagu-lagu yang sedang naik daun, merdu.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Lelaki Plus-Plus

Lelaki Plus-Plus

Kalandra baru pertama kali melihat sofa seperti ini. Menyadari arah pandang Kalandra, Yulia melepaskan pelukannya kemudian berjalan mendekati sofa berwarna merah menyala tersebut. Wanita itu duduk di atas sofa dengan gaya sensual sambil melihat pada Kalandra. “Apa kamu tahu sofa apa ini, sayang?” “Ti.. tidak.” “Ini namanya sofa tantra. Sofa yang didesain khusus untuk bercinta. Aku sudah tidak sabar bermain di sini bersama mu, sayang.”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai sofa kantor
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status