Perisai Dewa Tak Tertembus
"Hehe, bro, kalau kamu gitu, lain kali aku nggak mau beli lagi! Enam puluh ribu, ya enam puluh ribu aja! Gimana?"
Lucas pura-pura marah sambil melambaikan tangan.
"Baiklah, enam puluh!"
Penjual itu tertawa sambil menerima uang.
Kamu memang tulus, deh. Lain kali kalau sempat, datang lagi ya, kita minum bareng!"
"Pasti dong!"
Lucas mengangguk, lalu berdiri. "Bro, aku duluan ya!"
Tania cuma bisa bengong melihat Lucas membawa pergi gaun yang dia suka tadi. Dia bahkan tidak bisa berkata apa-apa.
Hot Chapters