Sup Kecantikan
Belinda Ulaniibuku jadi istrikuibu adalah surgakugambar ibu aku lelah
Nenek berusaha menenangkan, "Ayahmu hanya bercanda! Jangan takut, nak ... "
Tak lama kemudian, aku melihat ibu berdiri di ambang pintu, tak terluka sedikit pun. Dia menatapku dengan penuh kemenangan, seakan ingin mengatakan bahwa aku tidak akan bisa lari dari takdirku sebagai pengantin dewa gunung.
Setelah mandi, nenek membawakanku semangkuk sup daging.
Katanya, ini adalah sup kecantikan. Jika aku meminumnya, aku akan menjadi secantik ibu.
Beliebte Kapitel