Menikahi Suami Sahabatku
Rumi memegang kedua tangan suaminya untuk menyalurkan kehangatan.
"Dia itu memendam rasa pada teman kuliahnya, namanya Ar...,"
Uhuk,uhuk,
Sontak saja Ilyas terbatuk dan dahinya mengernyit, rasa gugup pun menderanya.
"Kenapa, Mas?"
"Nggak apa-apa, Nda. Lanjutkan!"
"Namanya Ar..., Ah siapa ya aku lupa, Mas. Ardi, Arman, Arya, atau Ar... Eh kalau Arkana nggak mungkin ya?"