Kupinang Mantan Istriku
Ia ingin, mereka bisa menemaninya hingga datang cicit-cicit yang lucu dan menggemaskan yang akan membuat hari tua Atuk juga Uti semakin berwarna.
Itu hanya sekelumit perjuangan juga keinginan Ayudia kala sudah berkeluarga. Tak macam-macam, namun mimpinya benar-benar hanya menjadi kembang tidur belaka.
Rumah tangga yang harmonis. Menyerahkan diri secara bahagia kepada suami, lalu memasak sarapan bersama. Itu hanya bayangan indah. Ekspektasi Ayudia sudah patah sejak pertama datang ke rumah Abah. Kini, menjadi semakin patah. Muammar, pria soleh yang sering mengisi acara kerohanian di sekitar kampungnya, pria yang dikatakan paling santun dan dipuja banyak gadis, ternyata tidak sesuai dengan peni
Bab Populer