Gadis Terhina Menjadi Terhormat
Aku segera meninggalkan Bang Faisal yang baru saja mau berbicara lagi, Ibu Susi adalah bos yang baik hati, jadi setiap perkataannya adalah sebuah perintah buatku.
Karena sudah banyak pakaian kotor yang menumpuk, aku segera melakukan pekerjaan bersama beberapa rekan kerjaku, usaha laundry Bu Susi memang tak pernah sepi walaupun banyak saingan, itu karena Bu Susi mengajari kami semua untuk bekerja dengan rapi dan konsisten, jadi semua pelanggan sangat menyukai hasil kerja kami.
Tepat jam 5 sore, semua kerjaanku sudah beres dan aku langsung pulang, meskipun kebayang seramnya di rumah saat ini, tapi aku tidak punya pilihan lain selain pulang ke rumah.
Hot Chapters