KEMBALINYA SANG RATU
Mereka berdiskusi tentang kemungkinan membangun Jalur Langit Baru—bukan berbasis tarif, bukan dominasi korporasi, melainkan pertukaran nilai, kebijaksanaan, dan keberlanjutan.
“Kita tak sedang melawan Barat,” ujar Lintang. “Kita sedang mencari Timur baru. Timur yang bisa menyatu dengan Utara dan Selatan tanpa kehilangan jati diri.”
Saat senja menggulung Moskwa dalam nuansa jingga dan kelabu, Lintang duduk sendirian di taman Gorky. Salju mulai mencair perlahan, seperti kenangan yang kembali lembut.