Jodohku Musuhku
“El, aku mohon. Dengarkan penjelasan aku. Tolong jangan lakukan ini, maafkan aku. Aku akan bertanggung jawab atas anak ini. Tapi tolong jangan lukai aku. Aku mohon, El!”
“Tidak, ini kesempatan aku. Aku akan bunuh kamu sekarang juga. Haha!”
Jlep! Ujung gunting yang runcing kini menancap di mata sebelah kiri Arga. Dia tidak kuasa menahan kekuatan Arga. Setelah mendapatkan satu mata, kini mata sebelah kanan kembali. Teriakan Arga malam itu tidak dapat mengalahkan kerasnya suara hujan yang lebat dan petir yang silih berganti berbunyi.