Tukang Pijat Tampan
Ia tahu, ada masalah besar di depan mata.
Kapolsek itu adalah seorang perwira bintang dua paruh baya dengan kumis tebal. Sesaat setelah ia melangkah keluar dari mobilnya, matanya langsung menyapu pemandangan di depannya: empat mobil hitam, dua puluh pria bertampang sangar, serta Pak Darmawan, yang ia kenali sebagai sosok berpengaruh di kota ini. Wajahnya mengeras, mencoba mempertahankan wibawa di tengah situasi yang tak biasa ini.
"Ada apa ini?" tanya Kapolsek, suaranya tenang namun tegas. "Ini kantor polisi, bukan tempat pameran mobil. Silakan minggir, atau saya anggap kalian mengganggu ketertiban!"