Suamiku Pangeran Muda
ujar Sulatan Mahmud.
"Terima kasih, Sultan," jawabku, sontak membuatku tak kuasa menahan tangis. "Maafkan hamba yang harus menyeret pangeran ke dalam masalah hamba, Sultan!" gumamku pelan penuh penyesalan.
"Jangan khawatir, Minggu ini, saya akan segera terbang ke Inagara. Jaga kandunganmu, Fahim!" pesan Sultan Mahmud.
"Pa, panggil dia Zhee, aku memberi dia nama itu untuk menghapus dan memberi status baru buat dia," usul Muzammil.
Bab Populer