Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodi Ruman

Jodi Ruman

tanyanya retoris sambil menyapu air mata di pipi. Dia mengangkat wajah. Niatnya ingin menantang mata yang biasanya memancarkan aura tak terbantahkan itu. Namun, niat itu pupus ketika melihat betapa merahnya mata Egi. Bahkan ada genangan tipis yang terkandung dalam mata itu. Seketika itu juga rasa bersalah merundungnya. Apakah dia sudah keterlaluan? Apakah ucapannya menyakiti hati Egi? Kenapa pria itu sampai menahan tangis?
8.716.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 573 kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
RIAN RAINA

RIAN RAINA

tanya Rian karena Raina seperti menahan sakit. “Perut gue sakit.” Raina bangkit berdiri lalu berlari ke toilet. Selesai dari toilet, Raina kembali. Raina memelankan langkahnya ketika melihat Sofhie yang memeluk Rian begitu erat. “Rian.” “Ra-Raina.” ******************************
9.352.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Juna mencari nama Tasya, ternyata Tasya berada di urutan ke 6 dengan jumlah point 987. "Kita harus kompak," kata Juna disela keheningan mereka. "Tasya, harus teliti!" tegas Juna. "Aiys, harus cepat!" tambahnya lalu Juna menyerahkan ponselnya untuk dilihat Aiys dan Tasya hasilnya.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
Chandra

Chandra

tanya Chandra "Ada kak Rain sama bundanya. Mereka lagi beli makanan." Chandra mengangguk sebelum ia kembali memejamkan matanya, kepalanya masih terasa berat. "Kan gue bilang bakal hujan, kenapa masih pergi!" Fani terlihat marah, air matanya kembali mengalir. Chandra membuka matanya, ia menatap Fani dan tersenyum. "Udah janji Fan." "Biasanya lo juga gak peduli sama janji! Pasti karena taruhan itu kan! Gara-gara taruhan itu lo sampe kayak gini!" teriak Fani. Terlihat kilatan amarah di mata hazelnya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
Shirea

Shirea

tanyaku ingin tahu. Lavina menatapku kemudian menggeleng. “Belum. Aku belum memberitahukan hal ini pada siapa pun kecuali kau. Mungkin—ada beberapa alasan kenapa Velian tak memberitahukan identitasnya dan aku menghargai itu. Tapi menurutku, kau berhak tahu karena kau Shirea-nya. Kau harus tahu siapa orang yang harus kau lindungi bukan?”
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 317 kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
Raina

Raina

ujar Tante Venna dengan nada berharap. “Iya, Tan. Raina usahain ya,” jawabku merasa serba salah. Tiga puluh menit berlalu, acara inti akan segera dimulai. Aku dan Ghina menyewa MC untuk mengatur jalannya acara. Sementara aku menyerahkan sepenuhnya ke Ghina untuk berorasi di depan para tamu yang hadir. Public speaking Ghina tidak perlu diragukan lagi, dia aktif dalam organisasi kampus. Sementara aku lebih sering nonkrong di kantin daripada nongkrong di ruang organisasi. Pantatku cepat panas kalau mendengarkan ocehan-ocehan ketua pada saat rapat organisasi.
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
Eleanor

Eleanor

tanya Roy yang kini menyandarkan tubuhnya pada sandaran kursi dengan pandangan yang tertuju pada Alva. “Elena,” jawab Alva seraya ikut menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi. “Namanya Elena Honora.” Deg! Jawaban itu membuat Roy terdiam. Nama itu terdengar tak asing baginya. “Ekhm,” deheman terdengar menolehkan Alva dan Roy ke sumber suara. “Boleh kita bergabung?” Mei datang bersama Elena di sampingnya. Pandangan Alva langsung tertuju pada Elena yang tersenyum tipis.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
TANYA HATIMU (Indonesia)

TANYA HATIMU (Indonesia)

tanya Banyu sambil melepas jaket yang dikenakannya dari tadi dan menutupi tubuh Mayang yang nyaris telanjang. Merasa tubuhnya yang panas ditutupi oleh sesuatu yang membuatnya gerah, Mayang pun berdesis dan melempar kain yang menutupi tubuhnya itu. “Apa sih ini? Ganggu aja.” kata Mayang tanpa membuka matanya sedikit pun.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai tanya lapointe
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Ayne Kim
mustahil jika persahabtan cewek dan cowok tidak mendatangkan cinta. kadaang sepihak,, kadang dua2nya saling cinta tp takut mengungkapkan. ya, seperti eric. kasian juga sebenarnya. sini sama ayn ja Eric. banyak anak aku yang nganggur nihh hehehhe
Sweet July
Agak kesel sih sama Mayang. Msh SMA udh kenal alkohol. Tp ya mgkin krn dia anak broken home, jd pelariannya kesitu. Btw, aku kok ngerasa Marco itu baik ya? Entahlah. Aku baru baca sampe part menyuapi es krim. Ntar aku lanjut lagi ya... Semangat lanjutin ceritanya....
Baca Semua Ulasan
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

tanya Tuan Khaleed memutus perkataan Dokter Farouk. "Ya ... Ular, Cassandra dan Sabrina adalah orang yang sama, yang menyamar di balik topeng yang terlihat cantik. Wanita itu memang benar mengandung. Sayangnya, kalian sudah dibohongi dengan pengakuan palsunya. Janin yang dia kandung adalah janin milik Dokter Charles, dokter yang sudah melenyapkan nyawa mendiang Omar--putra kalian."
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai tanya lapointe
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Gladys Shanum
Semoga saja Sabrina dan 2 pasang orangtuanya (kandung dan angkat) mendapatkan balasan setimpal atas perbuatannya pada Fatma. Keren othornya bisa menjadikan cerita ini hidup dan seolah betulan sebagai kisah nyata. Eeh atau memang best on true story ya?
Fitria Sulaeman
Thor, km berhasil memporak-porandakan seluruh hatiku. Hatiku serasa perih dan tercabik², karena tiadanya Omar. Aku merasakan apa yg Fatma rasakan. Ditinggalkan oleh org yg kita cintai, mmng sgt menyakitkan. Krn rindu yg paling brt itu, merindukan seseorang yg sdh pergi meninggalkan dunia untk slmnya
Baca Semua Ulasan
Elena

Elena

balas Yesa. Setelah makan siang,mereka pun kembali bekerja,apalagi Elena sangat serius dalam menyelesaikan laporannya. Dia sangat teliti supaya tidak melakukan kesalahan. Kalau ada kesalahan,bisa fatal nanti akibatnya maklumlah berkaitan dengan angka, bertambah satu angka nol atau sebaliknya bisa repot urusannya. Dia seorang yang profesional dan bisa dibilang orang kepercayaan di kantor itu.Oleh karena itu,Elena selalu mengeceknya berulang-ulang.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai tanya lapointe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status