Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

Matanya gelap sepenuhnya sekarang. Ia menarik tangan Vanya pelan, membawanya ke dada sendiri. Jari Vanya menyentuh kancing kemeja Jay, membukanya satu per satu dengan gerakan gemetar. Kain terbuka, memperlihatkan dada dan perut yang berotot, tato naga yang melilit lengan dan sebagian dada, serta perban di pinggang yang masih lembap. Vanya menatap luka itu sejenak, air matanya hampir jatuh lagi.
104.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Mama Temanku

Terjerat Pesona Mama Temanku

Belum sempat kalimatnya selesai, Damar menggeram dan menghentakkan lutut ke perut Adit. “Arrgh!” Adit meringis, tubuhnya melonggar. Kesempatan itu dimanfaatkan Damar untuk membalik keadaan. Mereka kembali berguling, baju Damar tersibak ke atas akibat gerakan kasar itu. Dan di saat itulah mata Adit terpaku. Sebuah tato hitam pekat tampak jelas di perut sebelah kiri Damar. Bentuknya ular melingkar dengan mulut terbuka, seakan hendak menggigit. Tato itu … bukan tato biasa.
9.9118.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai tato dada kiri
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
pipovernandes
Adakah penyesalan membuatmu berhenti? Atau kamu percaya adanya hal yang baik setelah sesalmu? Dino sangat takut. Anak yatim piatu penghuni panti asuhan itu harus berdamai dengan kata "berpisah", semua karena adopsi. "Hidup terkadang tak sesuai keinginan kita." Dino mengingat ucapan ibu asuhnya.
Baca Semua Ulasan
Misteri Kematian Sang Pelukis

Misteri Kematian Sang Pelukis

Kenapa dia mempunyai tato itu? “Glagah, ada apa?” desak Diara. Glagah diam, melajukan mobilnya ke tepian sungai dan berhenti. Dicengkeramnya setir dengan kencang. “Kamu tahu tato yang ada di pundak Gita tadi? Kamu melihatnya kan? Tato besar berbentuk aksara Jawa yang dibuat melingkar?” tanya Glagah membuat Diara mengangguk.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

tanya Dinda dengan senyum ramah yang dipaksakan, sambil menyodorkan beberapa lembar menu. Pria yang duduk di tengah, yang memiliki tato naga di sepanjang lehernya, tidak melihat ke arah menu. Matanya justru menatap Dinda dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan pandangan yang sangat menjijikkan.
1036.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Menikahi Dua Pria

Menikahi Dua Pria

Tapi, kali ini penampakan tubuh bagian atas Ken justru begitu bersih. Hal yang semakin mengganggu Aira adalah dia melihat pemandangan yang tak biasa. Tato kalajengking merah terlihat di dada kiri Ken, lima cm di bawah tulang selangka. Dia seperti pernah melihat tato itu, tapi tidak terlalu yakin. Seingatnya, dia tidak pernah berhadapan begitu dekat dengan pria. Terlebih lagi, mereka yang shirtless. "Tidak. Ini pasti hanya halusinasiku saja!" gumam Aira lirih tapi masih terdengar di telinga suaminya.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Dosa Dibalik Cadar

Dosa Dibalik Cadar

“Enggaa … engaaaa... Zikra wangi.” "Iya, iya, paling wangi sedunia," balas Salwa agar anak itu lekas diam, “kenalan dulu sama tante Jihan, Nak.” Zikra menoleh kemudian mengulurkan tangannya, “Nama aku Zikra Tante.” “Oh iya, nama kepanjangan nya?” Deg! Jantung Salwa seperti terjun bebas. Bakteria tuh dari ketinggian. Bagaimana kalau seandainya ZIkra menjawab secara jujur?
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Duda Tampan Sang Pemikat Hati

Duda Tampan Sang Pemikat Hati

Terlihat sekali wanita itu tidak nyaman ketika si pria mencolek anggota badannya. Zea menghampiri kedua orang tersebut. Tatapan sinis Zea mulai terlihat, dia melipat kedua tangannya di depan dada. Terlihat sekali dia geram karena kehadirannya tidak dianggap oleh pria yang masih menggoda Sinta–SPG baru sama seperti dirinya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

Dari Racun Jadi Istri Presdir Tampan

["Sudah di mana? Cepat datang! Atau adik kesayanganmu tinggal nama!" Kiria mengirimkan balasan. ["Aku sudah sampai."] Tak lama kemudian, pintu gudang terbuka. Seorang pria kekar dengan tato naga di leher keluar dari sana. Dia menghampiri Kiria dengan seringaian yang meremangkan bulu kuduk. Namun, Kiria tampak tak gentar. "Aku sudah datang, cepat bebaskan adikku!" Si tato naga tertawa lepas. "Dasar bodoh! Kalau bisa menikmati dua wanita cantik, kenapa kami harus melepaskan salah satu," tukasnya, lalu memukul Kiria dengan balok kayu.
1035.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

kilah Naura seraya tertawa. “Ihh Tan-Tan pikun ya. Waktu ulang tahun kami berdua.” “Loh itu bukan Tante tapi si badut.” “Ya tapi kan si badut itu Tan-Tan.” “Ahh masa sih?” “TAN-TAN!” semuanya memekik. “JOGET!” “Aduh kalian ini ya.”
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status