Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas Duda (Indonesia)

Mas Duda (Indonesia)

Mahasiswa di depannya ini cukup gilanya sama seperti dia. "Wowwww, keren!" puji Wika masih tertawa. Pria gemulai yang bernama Feri saat siang hari, dan bernama Fera saat malam hari sama sekali tak terlihat tersinggung dengan tawa Wika. Justru ia ikut tertawa geli dengan ucapannya itu. "Ayo dong Wika bubuhkan tanda tanganmu." Wika mengangguk dan langsung membubuhkan tanda tangannya. Setelahnya Wika menyerahkan buku yang sudah berisi tanda tangannya beserta bolpoin itu pada Feri.
9.7145.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Jones VS Joned

Jones VS Joned

Dia adalah ahlinya. Jangan bilang siapa-siapa guys, author kasih tau ya ekwkw, si Tara punya tato geng yang sama di belakang punggung, bagian atas. Kelahirannya terhubung dengan mafia itu sendiri. Namun, ia tidak ingin memberi tahu langsung pada teman-temannya, sebab ia juga membenci tentang geng itu. Malesin banget si, menurut dia kalo harus berurusan lagi sama mereka. █■■■■█
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

"Ayo Embun, saya kebetulan juga sudah mau pulang. Kita sama-sama aja jalan ke depan." Damar yang melihat ada sedikit celah baginya untuk masuk, mulai mencoba peruntungannya. Dia ini cassanova menahun. Pengalaman mengajarkannya untuk menghibur para wanita yang sedikit kecewa dengan para prianya. Untuk itulah para tukang tikung eksis bukan? "Selangkah lagi Anda mendekati istri saya, saya pastikan rumah sakit atau kuburan lah yang akan menjadi tempat terakhir Anda."
1030.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 842 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Dosa Rahasia Kakak Tiri

Dosa Rahasia Kakak Tiri

Benak Tom rindu dengan keceriaan Mona. Tom melihat sekeliling. Tiba-tiba dia mempunyai ide saat melihat badut di sana. "Mona, tunggu di sini sebentar. Aku mau ke toilet." Tom pergi dari tempat itu. Tidak lama kemudian seorang berkostum katak hijau berdiri tak jauh dari Mona. Dia bermain lempar bola ala sirkus dengan tampak mahir. Tapi beberapa detik berikutnya bola-bola itu tak berhasil ditangkap, dan berakhir berjatuhan ke tanah. Badut katak itu bermaksud untuk memungut bola-bola dari tanah, tetapi dia malah tak sengaja menginjak bola kecil itu hingga membuatnya terpeleset jatuh di depan mata Mona.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

Dan di sampingnya, berdiri seorang anak laki-laki dengan rambut ikal dan senyum lebar—Arya. Raina membalik halaman. Ada beberapa catatan tangan yang ditulis dengan tinta hitam, namun tulisannya terburu-buru. Ia membaca sebuah kalimat yang membuatnya terkesiap: Proyek ini adalah impian Arya. Dia ingin membangun taman bermain di sini, untuk anak-anak.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Tangannya penuh tato, kepalanya dipotong cepak, dan lehernya dihiasi rantai emas besar serta jam tangan mewah. Dari penampilannya, sudah jelas bahwa dia bukan orang biasa. Dia adalah Dargo, seorang preman terkenal dari Kota Taraka. Tambang batu milik keluarga Livia berada di bawah perlindungannya dan karena sering berurusan, akhirnya dia dan Livia pun menjadi sepasang kekasih. Begitu sampai di hadapan Afkar, Dargo langsung menuding wajahnya dengan tatapan penuh amarah. "Hei, bocah! Kamu berani mukul pacarku, hah?!"
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41.6K kali sebagai tato dada kiri
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Dua Kakak Tiri Yang Posesif

Dua Kakak Tiri Yang Posesif

tanya Zavian cepat sambil berjongkok di depannya. “K-Kakinya…” jawab Naresa terbata sambil menangis. “A-ada yang gigit…” Seketika wajah Zavian berubah serius. Pria itu langsung melihat ke arah kaki Naresa. Dan matanya langsung membelalak. Di sekitar kaki gadis itu terdapat beberapa duri bulu babi. Sementara tidak jauh dari sana— terlihat juga ubur-ubur kecil yang terbawa ombak.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Terlena Dekapan Hot Duda

Terlena Dekapan Hot Duda

“T-tadi Bi Inah suruh saya antar air.” Elara bahkan tak berani menatap Alden lagi. Ya Tuhan. 'Kenapa pria itu buka pintu setengah telanjang begitu?' rutuk Elara dalam hati, 'Dan kenapa tubuhnya sebagus itu?' lanjutnya tanpa sadar. Elara buru-buru memarahi dirinya sendiri dalam hati. Sementara Alden diam-diam memperhatikan reaksi wanita itu.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Dan lagi-lagi, Darma pergi meninggalkan Lia setelah mengatakan titah yang tidak akan bisa Lia tolak. Nasi sudah menjadi bubur, Lia pikir ia tidak bisa kabur, jadi mau tak mau, wanita itu menuruti permintaan sang Papa. Mencuci muka dan menggosok gigi sebelum turun ke bawah dan menemui Mas Vino yang nampak sudah rapi. Mengenakan kemeja biru tua dengan dua kancing atas terbuka dan kain lengan yang digulung sampai siku, membuat lelaki itu nampak semakin enak dipandang. Di sampingnya, ada sebuah bocah manis dengan rambut hitam legam yang dicukur stylish, belum genap empat tahun. Mata beningnya kemudian menatap Lia dengan seksama.
808 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Ulang tahun aku yang kedua di sana. Aku kangen banget sama kamu. Malah ada cowok reseh yang namanya Marco ngintilin mulu. Aku ajak ke tempat tato. Aku tato di depan dia. Nggak pakai bius. Biar aku rasain sakitnya. Biar dia lihat aku meringis. Aku cuma bilang, aku tato nama cowok aku. Tapi aku nggak izinin dia lihat tato itu. Yang bikin aku larang juga kasih tau ke Marco.” “Kenapa?” Manggala mengelus rajah itu. “Kamu nggak mau kasih lihat punggung kamu ke dia?” Dia mengecup lembut inisial namanya. “Tapi yang ngerajah kan ngelihat. Cowok apa cewek?” “Cewek kok. Aku nggak butuh yang pinter ngelukis. Aku cuma butuh tulisan sederhana kayak gitu.”
1028.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai tato dada kiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status