Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Tanpa Wajah

Pendekar Tanpa Wajah

Sayangnya, mereka tidak sempat mendapatkan jawaban dari pertanyaannya karena ribuan lebah sudah mengepung dan menyerang mereka secara ganas. Mereka juga tak bisa kembali dengan sesuka hati seperti peserta kompetisi yang memiliki token khusus. Orang-orang itu hanya bisa keluar ketika kepala rombongan mereka mengirimkan pesan meminta keluar ke Su Tingnam. “Tuanku, masih ada lebah petempur jika ingin Anda gunakan.” Ratu lebah di dalam bersuara. “Oh! Ada di level berapa mereka?” tanya Yao Chen. “Ada di level 2.” Ratu lebah menjawab. “Mereka yang sudah keluar saat ini adalah lebah serdadu.”
9.948.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tebak gambar level 13
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Kesatria Tangan Peniru

Kesatria Tangan Peniru

Kemudian, gambar monster lain dengan kepala dan tubuh banteng muncul. Satu dua tiga... Krisna menghitung dalam hati. Sebanyak seratus tiga puluh gambar orang melintas di langit sebelum dia berhenti. Tiga di antaranya berasal dari Bumi, dan tidak satupun dari mereka adalah peserta dari Asian. Setelah berpikir sejenak, Krisna mengerti bahwa 130 orang ini seharusnya mati pada siang hari. "Ujian Sejuta Alam, kejam sekali!"
1019.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 649 kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

Ia mencari buku yang paling awal, yang paling fundamental. Ia mengabaikan rak-rak berisi hidangan kompleks Level 12 atau teknik gaib Level 10. Ia berjalan menyusuri lorong berdebu di benaknya, menuju sebuah rak kecil di sudut, tempat sebuah buku tipis dan sederhana bersandar. Sampulnya hanya bertuliskan: Nasi Goreng Kebangkitan. Level 1.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Hanya semangat pantang menyerah Wolf yang mengejar angin untuk menemukan pelakunya yang dapat mengaktifkan kejadian tersebut. Pada saat yang sama, beberapa pemain di Shandu juga menyimpan gambar mereka secara diam-diam. Mereka bersiap untuk menemukan ruang bawah tanah dan mencobanya sendiri setelah mencapai Level 5 dan mendapatkan senjata mereka. Saat Link pertama kali melihat gambar di unggahan itu, dia merasa gambar itu tampak familiar. Namun sedetik kemudian, dia langsung bereaksi.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

Mana! Mirch : Sinyal hilang. Kurt : Aku nggak lihat chat ini. Ruben : Buku laporanku dimainin Lucky. Bunji : Pasti digambarin pesawat. Ruben : Bukan. Lucky bikin gambar telur dadar, tapi matanya 2. Taylor : Gimana? Harzan : Matanya Lucky memang 2, kan? Chatur : Aku beneran bingung mengartikan kalimat Ruben.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Kaya Tujuh Turunan dalam Sekali Klik

Tapi ingat, jangan belok ya Kemampuan: Ov3#12i&3@@ (Terkunci) Cashback 200% (Pasif) Grandmaster Chef (Pasif) Akselerasi (Aktif) Teknik Pembunuh Iblis (Pasif) Healing Factor (Pasif) Check-In Hari Ini: Belum Level Sistem: 2 __________________________________
1043.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Mengesampingkan pikirannya, dia menoleh ke Tobias dan bertanya, "Jadi, mengapa kamu membawaku ke sini? Aku yakin itu bukan hanya untuk menghiburku dengan kisah asal-usul Empat Keluarga Kuno bersama dengan Bunga Purnama di Tepi Jurang." Tobias hanya menggelengkan kepalanya dan menunjuk lukisan di dinding. "Rahasia teknik seni bela diri pamungkas tersembunyi di dalam lukisan ini. Kunci untuk memecahkan teka-teki adalah melalui diagram 18 meridian. Meskipun aku telah menelitinya selama beberapa waktu sekarang, terlepas dari upaya terbaikku, aku masih tidak dapat memecahkan sandi lukisan itu. Aku yakin kamu familiar dengan diagram 18 meridian?" "Iya."
9.992.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

tanya Dimas. “Jati nggak pernah masuk lemari,” jawab Lila dengan suara pelan. “Dia takut tempat gelap.” Lila segera menutup lemari dan mengambil kertas gambar Jatinegara. Ia mulai membolak-balik, mencocokkan. Beberapa gambar seolah memiliki urutan. Seperti animasi. Wajah yang semula tersenyum biasa, lambat laun senyum itu menjadi lebih lebar... dan lebih bengkok. Latar belakangnya juga berubah—semula kosong, kemudian muncul bentuk-bentuk samar yang menyerupai bayangan tangan atau mata yang mengintip.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

Informasi Pribadi: Nomor Kontraktor: 13013 (Untuk melindungi sang Hunter, nomor ini palsu; Hunter tidak dapat dilacak dengan cara apa pun.) Nama: Su Xiao (Hunter) Level: 1 (Tingkat 1). Setiap 10 level membentuk satu tier. Naik level tidak memberi atribut tambahan, tetapi memberikan hak akses di dalam Paradise, terkait dengan tingkat kesulitan dunia, misi, dan sebagainya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Aura segar, seksi, dan cerianya membuatku terpesona. Sampai sekarang, aku masih ingat bagaimana aku terpukau melihatnya untuk pertama kali. Ungkapan "keindahan duniawi" benar-benar tidak berlebihan untuk mendeskripsikannya. Aku tidak pernah menyangka, bahkan dalam mimpi sekalipun, bahwa suatu hari aku akan memiliki kesempatan untuk memotret Yudith dalam sesi foto pribadi. "Kita sudah sampai, Kak Wade." Suara Yudith membawaku kembali ke kenyataan. Aku melihat sekeliling dan menyadari bahwa kami sudah berada di depan sebuah rumah bertingkat tiga.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai tebak gambar level 13
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status